Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi perampokan dan perampasan./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Bertemu di sebuah kos eksklusif, pria di Sleman merampok teman wanitanya yang baru ia kenal melalui aplikasi percakapan. Tersangka meninggalkan korban dalam kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut tersumpal handuk.
Kanit Reskrim Polsek Depok Timur, Iptu Wahyu Aji Wibowo, menjelaskan pelaku adalah MH, 30, warga Kapanewon Kalasan. Kejadian ini berlangsung pada Selasa (11/10/2022) sekira pukul 22.30 WIB di sebuah kos eksklusif di Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok.
Berawal dengan MH yang membuat janji dengan korbannya, P, 19, warga asal Kendal, Jawa Tengah, melalui aplikasi Michat sekira pukul 20.00 WIB. Keduanya sepakat bertemu di TKP sekira pukul 22.00 WIB. Tersangka datang menggunakan ojek online. “Sesampainya di sana, MH masuk, bercerita dan masuk kamar mandi,” ujarnya, Kamis (20/10/2022).
Saat di kamar mandi ini lah MH mengeluarkan pisau yang telah ia siapkan untuk merampok korbannya. Pisau ini berupa kikir yang diasah dan ditajamkan. Saat keluar dari kamar mandi, MH langsung menodongkan pisau tersebut kepada korban.
Tersangka meminta uang dan handphone milik korban. Tak hanya itu, MH juga mengikat kedua tangan dan kaki korban menggunakan lakban, serta menyumpal mulut korban menggunakan handuk yang ia dapat dari kamar mandi. “Lalu MH pergi menggunakan ojek online,” katanya.
Walau dalam kondisi terikat, korban masih dapat berteriak sehingga temannya, A, yang berada tak jauh dari kamar tersebut segera mengejar MH. Ketika berhasil dikejar di lokasi yang tak jauh dari TKP, MH yang masih membawa pisau menusukkannya ke ketiak A sebanyak dua kali, dan merebut motor yang dibawa A.
BACA JUGA: TRAGEDI KANJURUHAN: Pengawas Pertandingan Diam Saja Tahu Polisi Bawa Benda Terlarang, Kenapa?
Setelah penusukan tersebut, pelaku berhasil lolos dengan membawa motor A. Dalam pelariannya, tersangka membuang pisau yang dibawanya di wilayah Karangnongko, Maguwoharjo. “Pisau milik tersangka sampai saat ini masih dalam pencarian,” ungkapnya.
Polisi yang mendapatkan laporan sehari setelah kejadian, langsung memperoleh informasi tersangka sudah berada di wilayah Boyolali, Jawa Tengah. MH berhasil ditangkap polisi pada Kamis (13/10/2022). Beberapa barang bukti yang turut diamankan diantaranya handphone korban, sisa uang dari yang didapat dari korban Rp600.000 dan motor yang dirampas dari A.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, MH yang kesehariannya bekerja sebagai driver ojek online ini telah merencanakan aksinya tersebut lantaran sedang membutuhkan uang. Atas kasus ini MH disangkakan Pasal 368 dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman pidana sembilan tahun dan 12 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.