Konsumsi 40% Penduduk Terbawah DIY Naik Jadi 16,91% pada 2026
BPS DIY mencatat 40% penduduk dengan pengeluaran terendah menyumbang 16,91% konsumsi per Maret 2026. Fenomena downgrading turut disoroti.
Tangkapan layar perkelahian sesama mahasiswa Fakultas Teknologi Minyak UPN/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN - UPN Veteran Yogyakarta membentuk komisi untuk menangani tawuran antar-prodi yang terjadi awal bulan ini. Dua prodi yang berselisih berasal dari Fakultas Teknologi Mineral dan videonya sempat beredar pada Rabu (5/10/2022) lalu.
Dekan Fakultas Teknologi Mineral UPN Veteran Sutarto mengatakan pasca-perselisihan kegiatan belajar mengajar sempat digelar secara daring. Saat ini sedang berlangsung Ujian Tengah Semester (UTS) dan sudah berjalan luring.
"Saat ini kami sudah bentuk komisi untuk menangani ini, dan sudah berjalan. Sesuai kode etik jika mahasiswa disinyalir melakukan pelanggaran maka perlu dibentuk komisi," ucapnya kepada Harianjogja.com, Kamis (20/10/2022).
Dia menjelaskan komisi ini beranggotakan lima orang, Wakil Dekan Fakultas Teknik Bidang Kemahasiswaan, Koordinator Fakultas, Wakil Dekan Bidang Akademik, Ketua Jurusan Teknik Perminyakan, dan Ketua Jurusan Teknik Pertambangan.
"Tim ini akan melakukan klarifikasi karena banyak laporan yang masuk. Lalu akan diklarifikasi satu-satu. Termasuk klarifikasi korban, kerusakan, dan lainnya," jelasnya.
Setelah dilakukan klarifikasi, kemudian akan dipetakan apakah masuk ke dalam pelanggaran ringan, sedang, atau berat sesuai dengan kode etik UPN Veteran Yogyakarta. Hukuman yang bakal diberikan macam-macam tergantung kategorinya.
"Tegantung masuk pelanggaran apa, intinya setiap kesalahan ini kan bisa diberi sanksi, mulai dari teguran, tertulis, sampai misalnya penundaan semester," paparnya.
BACA JUGA: 2 Balita di Bantul Meninggal karena Gagal Ginjal, Pemkab Terjunkan Tim
Lebih lanjut dia menjelaskan komisi akan bekerja dengan batas waktu dua bulan ke depan. Kondisi di kampus saat ini sudah kondusif, namun di media sosial sesekali masih muncul saling saut. Menurutnya pada mata kuliah dasar di semester pertama semua Prodi telah digabung tujuan agar mereka membaur.
"Sudah luring [kegiatan di kampus] di lapangan sudah baik, walau di media sosial itu ada saut-sautan," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS DIY mencatat 40% penduduk dengan pengeluaran terendah menyumbang 16,91% konsumsi per Maret 2026. Fenomena downgrading turut disoroti.
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, anggaran pendidikan, perlindungan sosial, kesehatan, dan pertahanan mencatat sejumlah rekor.
Program Padat Karya di 10 lokasi Kota Jogja menyerap Rp2,4 miliar APBD 2026. Pemkot berharap anggaran tahun depan tidak dipangkas.
Keluarga Bharatu Laurentius Valdo meminta kasus penembakan di Pondok Cabe diusut tuntas karena menduga pelaku lebih dari satu orang.
Caretaker PSIM Jogja Guntur Cahyo Utomo menilai Bhayangkara FC kandidat empat besar Super League 2026/2027. PSIM berupaya bangkit di Lampung.
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.