Kasus Kebakaran di Umbulharjo Terbanyak, Damkarmat Jogja Belum Punya Program Baru
Kota Jogja mencatat 77 kejadian kebakaran hingga September 2026. Umbulharjo terbanyak, sementara Damkarmat belum merancang program baru pada 2027.
Ilustrasi program padat karya. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Program Padat Karya di Kota Jogja menyerap anggaran APBD sebesar Rp2,4 miliar untuk pekerjaan di 10 lokasi sepanjang 2026. Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja berharap alokasi anggaran pada 2027 tidak dipangkas agar jumlah lokasi sasaran tetap terjaga.
Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Jogja, Erna Nur Setyaningsih, mengatakan program tersebut mencakup sejumlah pekerjaan infrastruktur lingkungan. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembangunan talud permukiman, pemasangan paving, pengecoran blok, serta pembangunan saluran air hujan (SAH).
Setiap lokasi melibatkan 30 tenaga kerja dengan durasi pengerjaan selama 25 hari. Tenaga kerja yang direkrut berasal dari warga setempat sehingga program ini diharapkan membuka kesempatan kerja produktif, menambah pendapatan keluarga, dan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.
Padat Karya Buka Kesempatan Kerja
Dari sisi ketenagakerjaan, program Padat Karya menyasar masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap, penganggur, setengah penganggur, serta masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui kegiatan tersebut, mereka berkesempatan mendapatkan pekerjaan sekaligus penghasilan sementara.
Selain memberikan kesempatan kerja, program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dasar. Perbaikan tersebut diharapkan memperlancar akses lingkungan dan mendukung aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat.
Pelaksanaan program juga perlu disertai pemeriksaan, dokumentasi, dan evaluasi sesuai ketentuan. Langkah itu diperlukan untuk memastikan capaian fisik, realisasi anggaran, jumlah tenaga kerja yang benar-benar terlibat, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.
Erna mengatakan anggaran Padat Karya pada tahun depan diperkirakan tidak jauh berbeda dengan alokasi tahun ini, selama tidak ada pemotongan.
“Untuk anggaran tahun depan, kemungkinan hampir sama dengan tahun ini, kalau tidak pemotongan anggaran,” kata Erna ditemui di Kantor Kelurahan Tegalpanggung, Senin (19/10/2026).
Rincian Pekerjaan Padat Karya di 10 Lokasi
Pada 2026, pekerjaan Padat Karya tersebar di sejumlah kelurahan di Kota Jogja. Jenis pekerjaan dan ukuran fisiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lokasi.
Di Kelurahan Giwangan, pekerjaan berupa pembangunan talud permukiman sepanjang 14,5 meter dengan tinggi 4 meter. Sementara itu, di Kelurahan Purbayan dilakukan pemasangan paving sepanjang 126 meter dan lebar 3 meter, serta pembangunan SAH sepanjang 8 meter dengan ketebalan 0,15 meter.
Di Kelurahan Cokrodiningratan, pekerjaan mencakup pemasangan paving sepanjang 126 meter dengan lebar 3 meter dan pembangunan SAH PVS berdiameter 8 inci sepanjang 85 meter. Adapun di Kelurahan Kricak, pekerjaan berupa pengecoran blok sepanjang 199 meter, dengan lebar 2,20–4,00 meter dan ketebalan 0,10 meter.
Pekerjaan di Kelurahan Tegalpanggung meliputi pemasangan paving sepanjang 192 meter dengan lebar 1,50 meter serta pengecoran blok sepanjang 65 meter dengan lebar 3,50 meter.
Lokasi lainnya mencakup pekerjaan paving dan SAH di Kelurahan Gowongan, paving di Pringgokusuman, SAH di Patehan, serta paving di Prawirodirjan.
Pemkot Evaluasi Pelaksanaan Program
Pemkot Jogja berkomitmen mengevaluasi pelaksanaan Padat Karya untuk meningkatkan kualitas program pada periode berikutnya. Evaluasi mencakup penentuan prioritas lokasi, ketepatan sasaran tenaga kerja, mutu hasil pembangunan, keselamatan kerja, hingga koordinasi dengan pihak terkait.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan, terutama dalam penentuan prioritas lokasi, ketepatan sasaran tenaga kerja, kualitas hasil pembangunan, keselamatan kerja, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pihak terkait,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kota Jogja mencatat 77 kejadian kebakaran hingga September 2026. Umbulharjo terbanyak, sementara Damkarmat belum merancang program baru pada 2027.
Hari Brojol Contoleros Joglosemar di Sobo Kitchen & Space mempererat persaudaraan anggota, menguatkan keluarga, dan mendukung ekosistem otomotif Jogja.
Hari Prastowo resmi menggantikan Adrian Subagyo sebagai anggota Komisi C DPRD Kota Jogja. Penentuan wakil ketua menunggu musyawarah internal.
Petugas Bandara YIA menggagalkan pengiriman 79.644 benih bening lobster ilegal ke Batam. Barang ditemukan dalam dua koper milik penumpang.
Dikpora Bantul menjelaskan pengadaan 1.150 kaus Porda senilai Rp189,75 juta melalui e-purchasing dan proses negosiasi harga.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra berduka atas kecelakaan yang menewaskan empat suporter saat perjalanan menuju Surabaya.