Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Petugas berjaga saat uji coba peledakan bukit menggunakan dinamit di Gunungkidul belum lama ini/Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Kabar pengeprasan bukit di Dusun Karang Lor, Jepitu, Girisubo menggunakan bahan peledak dinamit sudah didengar oleh Lurah Jepitu, Sudarta. Ia meminta aktivitas ini tidak mengganggu warga sekitar.
“Yang jelas aspek keamanan harus benar-benar diperhatikan,” kata Sudarta kepada Harianjogja.com, Rabu (26/10/2022).
Menurut dia, peledakan bukit menggunakan dinamit untuk mempercepat pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) sudah disosialisasikan ke warga. Sosialisasi pertama dilakukan di balai kalurahan, sedangkan kedua langsung mendatangi rumah-rumah warga sekiar lokasi.
“Sudah agak lama dan saya tidak ingat waktu pastinya. Yang jelas, warga sudah diberikan sosialisasi,” katanya.
Sudarta tidak mengetahui kapan peledakan dilaksanakan, namun pada Selasa (25/10/2022) sore sudah ada uji coba. Sebelum peledakan dilakukan, ada tim yang bertugas menyisir agar warga tidak berada di sekitar lokasi.
“Meski disisir agar steril. Tapi, ada juga warga yang melihat, namun dari jarak yang aman karena di lokasi juga ada pekerja maupun unsur dari TNI,” katanya.
BACA JUGA: Mahasiswa Rentan Stres, Psikolog: Hidup yang Serba Mudah Jadi Penyebabnya
Ia memastikan Pemerintah Kalurahan Jepitu mendukung penuh program pembangunan JJLS karena ada harapan dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Hanya saja, untuk pelaskanaan pembangunan diminta memperhatikan faktor keamanan sehingga prosesnya tidak meresahkan atau membahayakan bagi warga.
“Untuk teknisnya kami serahkan ke rekanan yang mengerjakan karena proses sudah berjalan dan tanah warga juga sudah dibebaskan. Jadi, kami minta pelaksanaannya [khususnya peledakan bukit] benar-benar memperhatikan aspek keamanan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.