Advertisement

Air Minum Keruh Masih Jadi Masalah Saat Musim Hujan di Gunungkidul

David Kurniawan
Kamis, 27 Oktober 2022 - 07:27 WIB
Budi Cahyana
Air Minum Keruh Masih Jadi Masalah Saat Musim Hujan di Gunungkidul Ilsutrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Tirta Handayani belum bisa mengatasi masalah air keruh pada saat musim hujan di Gunungkidul. Masalah ini tak lepas dari proses pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) Seropan di Kalurahan Gombang, Ponjong, yang belum bisa diwujudkan hingga sekarang.

Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Toto Sugiharto mengatakan, sudah mengajukan program pembangunan IPA Seropan ke Pemerintah Pusat. Lokasi sudah disediakan, tetapi pembangunan masih menunggu dari kementerian.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Sudah kami ajukan programnya, tetapi hingga sekarang belum terealisasi,” kata Toto kepada wartawan, Rabu (26/10/2022).

Dia menjelaskan pembanguan fasilitas ini tidak hanya untuk menambah jaringan PDAM. Namun, juga sebagai upaya memberikan kualitas layanan yang terbaik.

Dengan adanya IPA, keluhan pelanggan air keruh saat musim penghujan bisa dihilangkan. Toto mengatakan program pembangunan baru terlaksana di 2023.

“Jadi masalah air keruh saat hujan masih jadi kendala,” katanya.

Dia menambahkan air keruh muncul karena sumber air yang digunakan berasal dari sungai bawah tanah. Akibatnya, saat musim hujan terjadi banjir sehingga berpengaruh terhadap kualitas pelayanan.

“Solusinya sekarang kalau keruh, saluran air dimatikan sampai airnya jernih. Setelah itu, baru dialirkan lagi,” katanya.

Advertisement

Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Heri Nugroho mengatakan kualitas layanan di PDAM masih banyak menjadi catatan dan terus terjadi setiap tahunnya. Sebagai contoh, di saat kemarau ada keluhan aliran tidak lancar, sedangkan saat penghujan air yang keluar cenderung keruh karena bercampur dengan banjir.

BACA JUGA: Bukit di Gunungkidul Diledakkan Pakai Dinamit

“Masih jadi masalah dari tahun ke tahun dan belum terselesaikan hingga sekarang,” katanya.

Advertisement

Dia berharap kepada PDAM agar bisa fokus untuk mengatasi masalah yang sering dikeluhkan oleh pelanggan. Langkah ini sebagai bentuk komitmen dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

“Saya kira dukungan anggaran tidak ada masalah karena terus diberikan untuk peningkatan layanan yang baik,” katanya. 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

UKDW Jogja Meluluskan 342 Wisudawan

UKDW Jogja Meluluskan 342 Wisudawan

Jogjapolitan | 4 hours ago

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Biaya Riil Penyelenggaraan Haji Tahun Depan Capai Rp97,92 Juta

News
| Selasa, 06 Desember 2022, 20:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement