Advertisement
Hendak Ambil Mata Kail yang Tersangkut, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Waduk Sermo
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO -- AP, 11, warga Hargowilis, Kokap, Kulonprogo tewas tenggelam di waduk Sermo, Rabu (26/10/2022) sore.
Korban awalnya berupaya mengambil mata kail yang tersangkut dengan cara bergandengan tangan dengan temannya. Namun nahas, AP yang tidak bisa berenang tewas tenggelam di waduk Sermo.
Advertisement
BACA JUGA : Tragis, Hendak Cari Ikan, Pemuda asal Kulonprogo Tewas
Plh. Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Dwi Wijayanto mengatakan kejadian tenggelamnya, AP terjadi pada Rabu (26/10/2022) pukul 16.00 WIB.
"Semula Korban AP memancing ikan dipinggir Waduk Sermo. Pada saat memancing, sekitar pukul 16.00 WIB, mata kail pancing korban tersangkut," katanya, Kamis (27/10/2022).
Mata kail pancing korban tersangkut pada jaram kurang lebih 10 meter dari pinggir waduk. Posisi tempat mata kail yang tersangkut setidaknya berkedalaman dua meter.
"Maksud korban ingin mengambil mata kail yang tersangkut tersebut dengan cara bergandengan tangan dengan lima orang temannya. Akan tetapi korban tidak bisa berenang selanjutnya tenggelam dan teman-temannya meminta pertolongan," jelasnya.
Kejadian tersebut lantas dilaporkan kepada SAR Waduk Sermo. Sekitar pukul 16.20 WIB, tim SAR Waduk Sermo berhasil mengevakusi korban untuk dibawa ke RSUD Wates.
"Setelah tiba di RSUD Wates, korban dinyatakan sudah meninggal dunia," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dalam Sepekan Sulawesi Utara Diguncang Puluhan Gempa, Ini Polanya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Warga Mantrijeron Titip Motor Saat Mudik Malah Dicuri Tetangga Sendiri
- Puskesmas Tak Mampu, Damkar Lepas Cincin Bocah di Kulonprogo
- Cegah Gagal Panen, Bantul Perkuat Irigasi dengan 5.000 Pompa
- THR Gunungkidul Aman, Tak Ada Aduan Masuk hingga Posko Ditutup
- Leptospirosis Gunungkidul Makan Korban, Petani Diminta Hati-hati
Advertisement
Advertisement








