BEDAH BUKU: Masyarakat Diminta Berani Menagih Janji Wakil Rakyat
Anggota DPRD, baik di tingkat daerah maupun pusat, pada prinsipnya merupakan representasi suara rakyat. Melalui mereka, masyarakat menitipkan harapan
Pengukuhan Guru Besar Pdt. Prof. Tabita Kartika Christiani, Ph.D. di bidang Ilmu Teologi serta Peneguhan dan Pengutusan Pembina, Pengawas, dan Pengurus Yayasan PTK Duta Wacana 2022-2027./Ist
JOGJA-Dies Natalis ke-60 Duta Wacana menjadi momen yang spesial bagi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, karena dalam upacara dies natalis tahun ini juga dilaksanakan Pengukuhan Guru Besar Pdt. Prof. Tabita Kartika Christiani, Ph.D. di bidang Ilmu Teologi serta Peneguhan dan Pengutusan Pembina, Pengawas, dan Pengurus Yayasan PTK Duta Wacana 2022-2027.
Mengangkat tema “Hospitality & Inclusion”, acara berlangsung secara luring dan daring dengan menerapkan protokol kesehatan pada hari Senin, 31 Oktober 2022.
Pada kesempatan tersebut Pdt. Prof. Tabita Kartika Christiani, Ph.D. menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul “Hospitality & Inclusion: Pendidikan Kristiani Inklusi”. Prof. Tabita menyebutkan keramahtamahan berarti memperluas kepada orang asing kualitas kebaikan yang biasanya diperuntukkan bagi teman dan keluarga. Keramahtamahan fokus pada kemampuan seseorang, bukan pada disabilitasnya. Ada hubungan yang setara dalam keramahtamahan dan ada saling bergantung, tidak ada penolong yang lebih tinggi dan yang ditolong lebih rendah.
“Para penyandang disabilitas yang merupakan orang asing yang rentan menjadi sumber pengayaan, rekonsiliasi, dan kemitraan bagi masyarakat. Komunitas menjadi lebih inklusif dan saling tergantung, dimana terjadi relasi saling memberi dan menerima,” paparnya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (1/1/2022).
Lebih lanjut, Prof. Tabita memaparkan selama beberapa tahun terkhir ini UKDW telah menerima mahasiswa penyandang disabilitas. UKDW juga telah beberapa kali menerima hibah dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud Ristek untuk pengembangan kurikulum dan sarana pembelajaran yang dibutuhkan mahasiswa penyandang disabilitas.
Setiap fakultas dan prodi pun sudah mengembangkan berbagai penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang menunjukkan sifat inklusi, baik kepada penyandang disabilitas maupun orang lanjut usia. KKN Tematik dengan tema disabilitas pun sudah diadakan. Kini UKDW memiliki tim perintis Pusat Layanan Inklusi yang bertugas memetakan kebutuhan kesiapan infrastruktur fisik yang mudah diakses dan sivitas akademika untuk menuju universitas inklusi.
Acara dilanjutkan dengan laporan Rektor UKDW yang menyampaikan perkembangan UKDW dalam kurun waktu 1 November 2021 hingga 31 Oktober 2022. Selama rentang waktu tersebut, UKDW kembali mendapatkan hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM), Kedaireka, dan mengembangkan platform MBKM-BKPTKI. Selain itu, banyak sekali prestasi yang diraih mahasiswa maupun dosen UKDW.
“Kita juga bersyukur tahun ini UKDW sudah membuka satu prodi baru yakni Prodi Studi Humanitas. Di Indonesia hanya ada 3 universitas yang menawarkan program ini,” ungkapnya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggota DPRD, baik di tingkat daerah maupun pusat, pada prinsipnya merupakan representasi suara rakyat. Melalui mereka, masyarakat menitipkan harapan
Gowes Jogjaversitas 2026 di UII diikuti pimpinan PTS DIY dan Jateng untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antarkampus.
Anggota DPRD Kulon Progo Angga Pratama mendorong pembangunan dan pemeliharaan irigasi untuk menjaga produktivitas pertanian.
Mandat ganda Bank Indonesia memperkuat peran kebijakan moneter dan sinergi IRU, GIRU, serta RIRU dalam mendorong investasi dan lapangan kerja.
Imigrasi mencekal Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke luar negeri selama enam bulan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Bea Cukai.
DIY perlu mengembangkan industri berbasis pengetahuan dan teknologi yang bernilai tambah tinggi, hemat lahan, serta mampu menyerap talenta lokal.