Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Tim pencarian gabungan akhirnya menemukan Dimas Ismoyo Nugroho, 23, wisatawan asal Sleman yang dinyatakan hilang di Pantai Jungwok di Kalurahan Jepitu, Girisubo.
Korban ditemukan meninggal dunia tak jauh dari lokasi pertama kali hilang pada Senin (7/11/2022) sekitar pukul 08.45 WIB.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I di Pantai Sadeng, Sunu Handoko mengatakan upaya pencarian di hari kedua sejak korban hilang membuahkan hasil. Dimas telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Temuan berawal dari seorang petugas yang melihat benda mencurigakan mengapung di laut. “Langsung didekati dan ternyata jasad korban hilang yang sedang dicari. Lokasi penemuan sekitar 20 meter dari tempat korban tercebur ke laut,” kata Sunu kepada wartawan, Senin siang.
Menurut dia, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Wonosari, untuk kemudian diserahkan ke keluarga. Sunu memastikan dengan ditemukannya Dimas, maka operasi pencarian gabungan resmi dihentikan.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang membantu dalam pencarian sehingga operasi pencarian berjalan dengan lancar,” katanya.
BACA JUGA: Pemuda asal Sleman Hilang Ditelan Ombak Pantai Jungwok, Begini Ciri-Cirinya
Dia menjelaskan, proses pencarian melibatkan puluhan personel gabungan. Tim dibagi dalam dua kelompok, yakni jalur darat dan laut.
Tim jalur darat melakukan penyisiran dengan memantau dari dataran tinggi serta sekitar lokasi Dimas dinyatakan hilang. Selain itu, juga menyisir ke sisi barat dari lokasi sejauh 500 meter.
Adapun tim laut menerjunkan dua perahu jongkong dan satu jetski. Perahu jongkong bertugas menyisir ke sisi timur sejauh tiga mil dari lokasi hilang.
Sebelumnya diberitakan, Dimas dinyatakan hilang saat bermain di Pantai Jungwok di Kalurahan Jepitu, Girisubo. Kecelakaan laut ini bermula saat Dimas datang bersama dengan teman-temannya di Pantai Jungwok sekitar pukul 13.30 WIB.
Rombongan pun bermain layaknya wisatawan umum lainnya. Sekitar pukul 16.00 WIB, korban terlihat memisahkan diri dengan teman-temannya. Dimas bermain di bebatuan dan terus berjalan ke arah barat Pantai Jungwok.
Melihat korban berjalan sendirian di area berbahaya, tim SAR yang juga berupaya memperingatkan. Namun imbauan ini tak didengarkan oleh Dimas. “Teman korban sempat mengejar, tapi korban sudah tercebur ke laut,” katanya.
Kapolsek Girisubo, AKP Isnaini berharap laka laut di Pantai Jungkwok harus menjadi pembelajaran bersama. Ia berharap kepada seluruh pengunjung maupun nelayan untuk berhati-hati pada saat berada di pantai. “Bagi pengunjung jangan bermain di area yang berbahaya. Ingat keselamatan diri adalah hal yang utama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Bahlil Lahadalia menawarkan PLTA Mamberamo Papua kepada investor dengan potensi 23 GW. PLTA Sungai Kayan juga ditawarkan.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.