Advertisement

Siswa SD di Gunungkidul Meninggal Dunia Setelah Lindungi Teman-temannya, Muhammadiyah Berduka

David Kurniawan
Rabu, 09 November 2022 - 19:12 WIB
Budi Cahyana
Siswa SD di Gunungkidul Meninggal Dunia Setelah Lindungi Teman-temannya, Muhammadiyah Berduka Logo Muhammadiyah - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Fauzi Ajitama,12, siswa SD Muhammadiyah Bogor, Playen, Gunungkidul, meninggal dunia setelah tertimpa atap gedung sekolah yang ambrol. Fauzi mengalami luka parah setelah melindungi teman-temannya supaya bisa keluar dari reruntuhan.

Fauzi dinyatakan meninggal oleh tim medis RSUD Wonosari Selasa (8/11/2022) sekitar pukul 20.45 WIB.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

BACA JUGA: Atap Ambruk dan Tewaskan Siswa di Gunungkidul, Berapa Anggaran Pemerintah untuk Perbaikan Sekolah?

Camat Playen, Agus Sumaryono, mengatakan Fauzi dirawat di rumah sakit seusai ambrolnya atap di SD Muhammadiyah Bogor, Playen. Meski demikian, upaya medis tak membuahkan hasil. Korban dinyatakan meninggal dunia pada Selasa malam sekitar pukul 20.45 WIB.

“Keadaannya sempat membaik, tetapi kemudian kondisinya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia,” kata Agus kepada wartawan, Selasa malam.

Dia menjelaskan korban sudah tidak sadarkan diri pada saat tertimpa atap yang ambruk. Tubuh Fauzi tertimpa rangka dari baja ringan di ruangan sekolah. Fauzi melindungi teman-temannya agar tidak terluka. “Korban sempat memberikan jalan untuk teman-temannya agar bisa keluar dari reruntuhan,” katanya.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan setelah dirawat secara intensif di rumah sakit, korban ambruknya atap gedung SD akhirnya korban meninggal dunia. “Luka yang dialami sangat serius,” katanya.

Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY Gita Danu Pranata mewakili Persyarikatan Muhammadiyah mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Fauzi Ajitama. “Semoga keluarga, guru, dan teman-teman ananda Fauzi diberikan kekuatan dan keikhlasan,” ujarnya kepada Harian Jogja melalui saluran suara Whatsapp, Rabu (9/11/2022).

Advertisement

BACA JUGA: Iba dengan Siswa Korban Sekolah Ambruk, Sultan Tegaskan Soal Anggaran Perbaikan Bangunan

Gita mengaku bangga karena Fauzi sebagai pelajar Muhammadiyah rela berkorban dan mengutamakan keselamatan teman-temannya.

“Semoga ananda Fauzi husnul khatimah. Kami sangat bangga dengan Fauzi yang mencerminkan sikap pelajar Muhammadiyah yang rela berkorban untuk membantu sesama, membantu teman-temannya. Semoga semangatnya ini dapat menjadi teladan bagi pelajar-pelajar Muhammadiyah yang lain.”

Advertisement

Sikap pelajar Muhammadiyah tersebut adalah tindakan yang mencerminkan janji pelajar Muhammadiyah, butir janji kelima yakni rela berkorban dan menolong sesama.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Cek Sederet Situs Live Streaming Gratis untuk Nonton Piala Dunia 2022

News
| Sabtu, 26 November 2022, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Unik! Hindari Bajak Laut, Rumah di Pulau Ini Dibangun di Bawah Batu Raksasa

Wisata
| Sabtu, 26 November 2022, 17:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement