Perbaikan Jalan dan Drainase Depan Pasar Ngawen Ditarget Rampung 18 Oktober 2026
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Logo Muhammadiyah/Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Fauzi Ajitama,12, siswa SD Muhammadiyah Bogor, Playen, Gunungkidul, meninggal dunia setelah tertimpa atap gedung sekolah yang ambrol. Fauzi mengalami luka parah setelah melindungi teman-temannya supaya bisa keluar dari reruntuhan.
Fauzi dinyatakan meninggal oleh tim medis RSUD Wonosari Selasa (8/11/2022) sekitar pukul 20.45 WIB.
BACA JUGA: Atap Ambruk dan Tewaskan Siswa di Gunungkidul, Berapa Anggaran Pemerintah untuk Perbaikan Sekolah?
Camat Playen, Agus Sumaryono, mengatakan Fauzi dirawat di rumah sakit seusai ambrolnya atap di SD Muhammadiyah Bogor, Playen. Meski demikian, upaya medis tak membuahkan hasil. Korban dinyatakan meninggal dunia pada Selasa malam sekitar pukul 20.45 WIB.
“Keadaannya sempat membaik, tetapi kemudian kondisinya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia,” kata Agus kepada wartawan, Selasa malam.
Dia menjelaskan korban sudah tidak sadarkan diri pada saat tertimpa atap yang ambruk. Tubuh Fauzi tertimpa rangka dari baja ringan di ruangan sekolah. Fauzi melindungi teman-temannya agar tidak terluka. “Korban sempat memberikan jalan untuk teman-temannya agar bisa keluar dari reruntuhan,” katanya.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan setelah dirawat secara intensif di rumah sakit, korban ambruknya atap gedung SD akhirnya korban meninggal dunia. “Luka yang dialami sangat serius,” katanya.
Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY Gita Danu Pranata mewakili Persyarikatan Muhammadiyah mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Fauzi Ajitama. “Semoga keluarga, guru, dan teman-teman ananda Fauzi diberikan kekuatan dan keikhlasan,” ujarnya kepada Harian Jogja melalui saluran suara Whatsapp, Rabu (9/11/2022).
BACA JUGA: Iba dengan Siswa Korban Sekolah Ambruk, Sultan Tegaskan Soal Anggaran Perbaikan Bangunan
Gita mengaku bangga karena Fauzi sebagai pelajar Muhammadiyah rela berkorban dan mengutamakan keselamatan teman-temannya.
“Semoga ananda Fauzi husnul khatimah. Kami sangat bangga dengan Fauzi yang mencerminkan sikap pelajar Muhammadiyah yang rela berkorban untuk membantu sesama, membantu teman-temannya. Semoga semangatnya ini dapat menjadi teladan bagi pelajar-pelajar Muhammadiyah yang lain.”
Sikap pelajar Muhammadiyah tersebut adalah tindakan yang mencerminkan janji pelajar Muhammadiyah, butir janji kelima yakni rela berkorban dan menolong sesama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.