Promo Tiket Borobudur, Prambanan hingga 3 Juli, Ada Buy 1 Get 1
Promo tiket Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko masih berlaku hingga 3 Juli 2026. Ada buy 1 get 1, diskon tiket, dan promo naik candi.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang santri Pondok Pesantren Al-Mahali Jejeran, Wonokromo, Pleret, Bantul bernama Ibnu Shodik, 16, tewas tenggelam di Sungai Code Jejeran 2 Wonokromo, Pleret pada Sabtu, (12/11/2022) sekitar pukul 10.30 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana, mengatakan korban pergi bersama dengan delapan temannya yaitu Roby, Zaki, Arun, Edo, Dani, Ilham, Niko, dan Takul.
Mereka berencana mandi di Sungai Code. Kemudian tiba-tiba korban mengajak Niko ke tengah dengan maksud menjajaki kedalaman sungai. Namun, ternyata sungai tersebut terlalu dalam sehingga korban pun tenggelam.
Korban sempat menarik Niko untuk agar tidak tenggelam. Hanya saja tarikan tersebut lepas. Niko pun langsung menepi. Ilham yang tahu kejadian tersebut langsung berenang ke tengah lalu menyelam untuk menarik korban. Namun Ilham tidak kuat menariknya dan justru hampir terseret arus.
Baca juga: Jalan Perwakilan Jadi Pintu Masuk JPG Malioboro, PKL Harus Pindah
Sementara Dani juga berusaha menarik korban. Dia sempat berhasil memeluk korban di dalam sungai namun Dani juga tidak kuat dan akhirnya kembali terlepas. Setelah itu, korban sudah tidak terlihat lagi di sekitar mereka. Niko pun langsung meminta tolong kepada seorang pemancing.
Komandan SAR DIY Distrik Bantul, Bondan, mengatakan bahwa korban akhirnya dapat dievakuasi 5 meter dari tempat kejadian pukul 13.20 WIB. Bersama SAR gabungan, Bondan lalu membawa korban ke rumah duka.
Guru pendamping santri Pondok Pesantren AL-Mahali, Alfian, 27, mengatakan kejadian bermula saat sembilan anak sedang bermain di Sungai Code. Namun satu santri bernama Ibnu Shodik tidak bisa berenang.
“Memang kejadiannya di luar jam sekolah santri. Bapak guru juga sudah pulang. Lalu kesembilan anak itu pergi ke sungai untuk bermain air,” kata Alfian dalam keterangan tertulis.
Sementara itu, Bupatu Bantul Abdul Halim Muslih yang hadir dalam upaya pencarian korban mendorong Tim SAR agar proses pencarian korban dipercepat.
“Kita sangat berharap [korban] ditemukan dan kita sangat bersedih atas peristiwa ini. Anak-anak itukan tidak tahu kondisi sungai seperti ini. Terlebih mereka keluar dari sekolah tanpa seizin pengasuh. Harapan saya korban segera ditemukan,” kata Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Promo tiket Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko masih berlaku hingga 3 Juli 2026. Ada buy 1 get 1, diskon tiket, dan promo naik candi.
Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.990-Rp18.050 per dolar AS pada Jumat, dipengaruhi sentimen global dan domestik.
Suara Ibu Yogyakarta menggelar aksi damai di Bundaran UGM dengan tujuh tuntutan, mulai ekonomi, harga pangan, hingga kriminalisasi aktivis.
Harga emas Antam hari ini, Jumat 3 Juli 2026, naik Rp11.000 menjadi Rp2.651.000 per gram. Simak daftar harga emas semua pecahan.
Pemkab Bantul memindahkan TPR Parangtritis ke akses masuk pantai mulai 1 Juli 2026 untuk menata retribusi wisata dan menghindari keluhan pengguna jalan.
Pemerintah mulai menerapkan biodiesel B50 sejak 1 Juli 2026 untuk mempercepat transisi energi dan mengurangi ketergantungan BBM fosil.