Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN — Sebanyak empat orang yang tergabung dalam komplotan pencuri kabel diringkus Satreskrim Polres Sleman. Mereka diketahui telah beraksi di tiga lokasi berbeda.
Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Rony Prasadana, menjelaskan komplotan itu ditangkap seusai beraksi di sebuah pabrik di Kapanewon Cangkringan, Sleman. Aksi mereka diketahui pertama kali oleh karyawan pabrik tersebut pada 10 Oktober lalu.
“Pada Sabtu, 8 Oktober 2022, sekitar pukul 16.00 WIB pabrik tersebut selesai beroperasi dan para karyawan pulang. Kemudian, pada Senin, 10 Oktober 2022, pelapor mengecek di lokasi dan melihat ada panel PLV berisi dua buah kabel tembaga seharga 20 juta sudah terpotong," ujarnya, Senin (14/11/2022).
Hilangnya kabel ini membuat pabrik tidak bisa beroperasi untuk penggilingan batu. Setelah mendapat laporan dan melakukan penyelidikan, polisi mengidentifikasi mobil yang dicurigai milik pelaku, yakni Honda Mobilio.
BACA JUGA: Langgar Aturan, Puskesmas Berbah yang Tolak Korban Kecelakaan Didatangi Ombudsman
Polisi membuntuti mobil tersebut dan menghentikannya. Ketika ditanyai perihal pencurian itu, pelaku mengakuinya. Pelaku dalam kasus ini ada empat orang, dengan inisial R, 37; BM, 32; RM,26; dan ZA, 29. "Mereka mengambil di saat situasi sepi. Memotong kabel ambil tembaganya dijual ke pengepul barang bekas," katanya.
Berdasarkan pemeriksaan, mereka mengakui sudah tiga kali beraksi di wilayah Sleman. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban pencurian kabel agar segera melapor ke polisi karena masih ada kemungkinan TKP lainnya.
Menurutnya, para pelaku memang menjalankan aksinya sebagai mata pencaharian untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Atas perbuatannya, keempat pelaku disangkakan pasal 363 KUHP dengan anacaman hukuman pidana tujuh tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan strategi bertahap mengatasi monyet ekor panjang yang merusak lahan pertanian, termasuk menggandeng UGM.
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dalam 25 tahun mendatang.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna