Advertisement

Beraksi di 3 Tempat di Sleman, Komplotan Pencuri Kabel Diringkus

Lugas Subarkah
Senin, 14 November 2022 - 19:47 WIB
Arief Junianto
Beraksi di 3 Tempat di Sleman, Komplotan Pencuri Kabel Diringkus Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN — Sebanyak empat orang yang tergabung dalam komplotan pencuri kabel diringkus Satreskrim Polres Sleman. Mereka diketahui telah beraksi di tiga lokasi berbeda.

Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Rony Prasadana, menjelaskan komplotan itu ditangkap seusai beraksi di sebuah pabrik di Kapanewon Cangkringan, Sleman. Aksi mereka diketahui pertama kali oleh karyawan pabrik tersebut pada 10 Oktober lalu.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Pada Sabtu, 8 Oktober 2022, sekitar pukul 16.00 WIB pabrik tersebut selesai beroperasi dan para karyawan pulang. Kemudian, pada Senin, 10 Oktober 2022, pelapor mengecek di lokasi dan melihat ada panel PLV berisi dua buah kabel tembaga seharga 20 juta sudah terpotong," ujarnya, Senin (14/11/2022).

Hilangnya kabel ini membuat pabrik tidak bisa beroperasi untuk penggilingan batu. Setelah mendapat laporan dan melakukan penyelidikan, polisi mengidentifikasi mobil yang dicurigai milik pelaku, yakni Honda Mobilio.

BACA JUGA: Langgar Aturan, Puskesmas Berbah yang Tolak Korban Kecelakaan Didatangi Ombudsman

Polisi membuntuti mobil tersebut dan menghentikannya. Ketika ditanyai perihal pencurian itu, pelaku mengakuinya. Pelaku dalam kasus ini ada empat orang, dengan inisial R, 37; BM, 32; RM,26; dan ZA, 29. "Mereka mengambil di saat situasi sepi. Memotong kabel ambil tembaganya dijual ke pengepul barang bekas," katanya.

Berdasarkan pemeriksaan, mereka mengakui sudah tiga kali beraksi di wilayah Sleman. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban pencurian kabel agar segera melapor ke polisi karena masih ada kemungkinan TKP lainnya.

Menurutnya, para pelaku memang menjalankan aksinya sebagai mata pencaharian untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Atas perbuatannya, keempat pelaku disangkakan pasal 363 KUHP dengan anacaman hukuman pidana tujuh tahun.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Petani Lereng Merapi Tanam Alpukat Jumbo, Harganya Sampai Rp40.000

News
| Sabtu, 10 Desember 2022, 07:37 WIB

Advertisement

alt

Liburan di DIY saat Akhir Tahun? Fam Trip di Lokasi-Lokasi Ini Layak Dicoba

Wisata
| Jum'at, 09 Desember 2022, 16:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement