Advertisement
Ponsel dan Uang Jutaan Rupiah Hilang, Ternyata Pencuri adalah Tetangga Sendiri
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogjacom, SLEMAN — Sebanyak lima ponsel dan uang senilai Rp5,6 juta milik seorang keluarga di Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah hilang. Setelah diselidiki, ternyata pelaku pencurian adalah seorang pemuda yang tak lain adalah tetangga korban.
Kapolsek Berbah, AKP Parliska Febrihanoto, menjelaskan pelaku adalah MR, 19, warga Kapanewon Berbah yang menjalankan aksinya pada 17 Oktober lalu, dini hari. “Sekitar pukul 03.00 WIB. Karena kondisi rumah sangat sepi, kemudian timbul niat pelaku untuk melakukan aksinya,” ujarnya, Kamis (3/11/2022).
Advertisement
Pelaku dapat memasuki rumah korban dari pintu dapur yang tidak dikunci. Setelah berhasil masuk, MR pun masuk ke kamar korban dan mendapati para korban sedang tertidur. “Kemudian tersangka ini diam-diam mengambil handphone yang tergeletak di samping korban yang sedang tertidur,” katanya.
BACA JUGA: Mediasi Kasus SDN Purwomartani, Sekolah Minta Maaf
Setelah mendapatkan ponsel, MR kembali menyusuri kamar lainnya dalam rumah itu, dan mendapatkan uang sebanyak Rp5,6 juta di dalam sebuah tas. Setelah mengambil barang-barang tersebut, MR pun baru keluar rumah untuk kabur.
Saat terbangun, korban dikejutkan dengan hilangnya ponsel yang berada di kamarnya. Setelah mencari di lokasi lain di rumahnya, dia justru mendapati uangnya juga telah hilang. Tak lama korban pun langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Berbah.
Menindaklanjuti laporan ini, polisi melakukan olah TKP dan berhasil mengidentifikasi pelaku yang tak lain adalah tetangga korban sendiri. MR disangkakan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Eks Kapolres Bima Kota Dipecat usai Terbukti Terlibat Kasus Narkoba
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Kisah Heroik Dukuh di Semanu, Meninggal Usai Selamatkan Mahasiswi KKN
- Regrouping SD di Kokap Ditolak, Wali Murid Datangi DPRD Kulonprogo
- TPS Liar di Seloharjo Bantul Ditutup, Pemilik Lahan Ngaku Kapok
- Anggaran Turun, Kota Jogja Hanya Rehab Satu Sekolah pada 2026
- Pledoi Mahasiswa UNY di PN Sleman, Minta Dibebaskan
Advertisement
Advertisement





