Advertisement

Mahasiswa PGRI Madiun Belajar Pengelolaan Media di Harian Jogja

CRH22
Rabu, 16 November 2022 - 22:07 WIB
Budi Cahyana
Mahasiswa PGRI Madiun Belajar Pengelolaan Media di Harian Jogja Rombongan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Madiun berkunjung ke Harian Jogja pada Rabu (16/11/2022). - Harian Jogja/CRH22

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA–Guna mempelajari pemahaman lebih dalam industri media dan jurnalisme, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Madiun berkunjung ke Harian Jogja pada Rabu (16/11/2022).

Rombongan terdiri dari dosen dan puluhan mahasiswa. Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa di dampingi oleh Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Muhammad Binur Huda dan dosen mata kuliah jurnalistik, Devy Cintia Kasimbara.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Devy Cintia Kasimbara menyampaikan mereka ingin belajar bagaimana proses berita bisa naik cetak sehingga bisa disebarluaskan ke masyarakat. “Kami ingin bisa belajar banyak tentang pengelolaan proses cetak koran di Harian Jogja,” ucap Devy.

Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihantono, mengatakan media saat ini berada di persimpangan jalan. Dengan hadirnya media online, menurut Anton, membuat persaingan lebih asyik.

“Persaingan ini semakin asyik ketika teknologi semakin maju dengan hadirnya Internet dan lahirnya portal-portal berita ini. Namun ini juga menjadi tantangan bagi kami,” jelasnya kepada mahasiswa yang berada di semester tiga.

Kondisi pandemi juga menjadi tantangan. Anton menjelaskan banyak media yang gulung tikar dari media lain yang melakukan efisiensi demi bertahan. Dirinya menjelaskan bahwa Harian Jogja memiliki berbagai lini bisnis yang menjadi tumpuan bagi dalam bertahan seperti Star FM, Jogja Pro dan Jogja Service.

Dalam diskusi tersebut anton juga menyampaikan bahwa Harian Jogja concern dalam menghadirkan informasi yang terpercaya. “Kami memiliki semangat menjadi media yang berbudaya, menginspirasi dan terpercaya,” ujar Anton.

Dalam kesempatan tersebut Anton juga menjelaskan etika yang harus dimiliki oleh wartawan. Menurutnya wartawan adalah penyambung kebenaran yang harus akurat dan objektif sesuai dengan fakta yang ada. Meskipun begitu menurut Anton tidak semua fakta bisa dituliskan di Harian Jogja. (*)

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Fantastis! Segini Harta Kekayaan Calon Panglima TNI Yudo Margono yang Dipilih Jokowi

News
| Senin, 28 November 2022, 20:37 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement