Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Penampakan tanah longsor di Dusun Blembem, Candirejo, Semin, Gunungkidul, dari kejauhan, Sabtu (19/11/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — BPBD Gunungkidul memastikan akan merelokasi sejumlah warga di lokasi tanah longsor di Dusun Blembem, Candirejo, Kapanewon Semin. Meski demikian, pelaksanaannya masih harus berkoordinasi dengan Pemerintah Kalurahan Candirejo serta Kementerian Sosial.
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan rencana relokasi muncul saat Menteri Sosial, Tri Rismaharini datang ke lokasi pengungsian di Kalurahan Candirejo, Senin (20/11/2022). Pada koordinasi awal disepakati untuk relokasi ke tempat yang aman dikarenakan lokasi yang tertimbun masuk zona merah tanah longsor.
“Hasil koordinasi di lapangan ada arahan untuk memindahkan rumah warga ke tempat yang lebih aman,” kata Purwono kepada wartawan, Rabu (23/11/2022).
Meski demikian, dia belum bisa memastikan berapa jumlah kepala keluarga yang akan dipindah. Pasalnya, kepastian pemindahan baru dilakukan untuk tiga keluarga yang rumahnya tertimbun longsoran.
“Masih bisa tambah karena di sisi barat bukit masih banyak rumah warga yang berada di lokasi rawan. Tetapi yang jelas relokasi dipastikan untuk tiga keluarga yang menjadi korban,” katanya.
BACA JUGA: Warga Dilarang Mendekati Lokasi Longsor
Adapun pelaksanaan relokasi, Purwono mengakui masih harus dilakukan koordinasi lanjutan, baik dengan pemerintah kalurahan dan kemensos. Hal ini menyangkut dengan masalah tempat relokasi maupun pembiayaan pembangunan rumah tempat tinggal yang baru.
“Makanya masih butuh koordinasi lanjutan. Mungkin bisa tanahnya diadakan kalurahan atau pemkab, sedangkan yang pembangunan oleh kemensos. Bisa juga tanahnya oleh kalurahan, sedang bangunnya dari pemkab. Semua masih butuh koordinasi lanjutan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Kumpulan doa tolak bala untuk memohon perlindungan dari musibah, bencana, kesulitan, gempa, petir, hujan hingga berbagai marabahaya.
Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA tersedia dari 4 titik keberangkatan. Cek jam operasional, tarif Rp80.000, serta cara pembayaran nontunai.
Perhelatan JAFF Market 2026 Powered by Amar Bank resmi membuka pendaftaran untuk dua program utamanya.
Jadwal perpanjang SIM Gunungkidul Agustus 2026 tersedia lewat SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.
SIM Keliling Bantul hadir di MPP, Gilangharjo, Wukirsari hingga Parasamya. Cek jadwal, syarat, lokasi, jam layanan, dan biayanya.