Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Penampakan tanah longsor di Dusun Blembem, Candirejo, Semin, Gunungkidul, dari kejauhan, Sabtu (19/11/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — BPBD Gunungkidul memastikan akan merelokasi sejumlah warga di lokasi tanah longsor di Dusun Blembem, Candirejo, Kapanewon Semin. Meski demikian, pelaksanaannya masih harus berkoordinasi dengan Pemerintah Kalurahan Candirejo serta Kementerian Sosial.
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan rencana relokasi muncul saat Menteri Sosial, Tri Rismaharini datang ke lokasi pengungsian di Kalurahan Candirejo, Senin (20/11/2022). Pada koordinasi awal disepakati untuk relokasi ke tempat yang aman dikarenakan lokasi yang tertimbun masuk zona merah tanah longsor.
“Hasil koordinasi di lapangan ada arahan untuk memindahkan rumah warga ke tempat yang lebih aman,” kata Purwono kepada wartawan, Rabu (23/11/2022).
Meski demikian, dia belum bisa memastikan berapa jumlah kepala keluarga yang akan dipindah. Pasalnya, kepastian pemindahan baru dilakukan untuk tiga keluarga yang rumahnya tertimbun longsoran.
“Masih bisa tambah karena di sisi barat bukit masih banyak rumah warga yang berada di lokasi rawan. Tetapi yang jelas relokasi dipastikan untuk tiga keluarga yang menjadi korban,” katanya.
BACA JUGA: Warga Dilarang Mendekati Lokasi Longsor
Adapun pelaksanaan relokasi, Purwono mengakui masih harus dilakukan koordinasi lanjutan, baik dengan pemerintah kalurahan dan kemensos. Hal ini menyangkut dengan masalah tempat relokasi maupun pembiayaan pembangunan rumah tempat tinggal yang baru.
“Makanya masih butuh koordinasi lanjutan. Mungkin bisa tanahnya diadakan kalurahan atau pemkab, sedangkan yang pembangunan oleh kemensos. Bisa juga tanahnya oleh kalurahan, sedang bangunnya dari pemkab. Semua masih butuh koordinasi lanjutan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.