Advertisement
Pemkot Jogja Segera Bangun Rusunawa Bener Tower 3, Segini Kapasitas Kamar yang Disiapkan

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Pemerintah Kota Jogja tengah mengajukan pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Bener Tower 3 untuk perluasan tempat hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di wilayah Kota Jogja.
UPT Rusunawa Kota Jogja telah mengajukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun tambahan unit di sekitar lokasi tersebut.
Advertisement
Kepala UPT Rusunawa Kota Jogja Wisnu Windarto menjelaskan, animo masyarakat Jogja untuk mengakses layanan Rusunawa cukup tinggi.
Saat ini bangunan Tower 2 sudah disewakan kepada masyarakat sementara Tower 1 masih disiagakan untuk selter Covid-19 dan diharapkan tidak lagi diperpanjang, sehingga bisa digunakan sebagai hunian pada Januari 2023 mendatang.
"Kami juga sudah mengajukan permohonan untuk Tower 3. Ini kan Tower 2 sudah dihuni dan Tower 1 mudah-mudahan untuk Covid-19 selternya tidak diperpanjang, jadi mulai tahun depan sudah bisa diproses untuk hunian yang di Tower 1," kata Wisnu, Senin (28/11/2022).
BACA JUGA: Tok! UMP DIY 2023 Naik 7,6 Persen, Jadi Rp1,9 Juta
Pengecekan lokasi untuk membangun unit di Tower 3 juga sudah dilakukan oleh petugas Kementerian PUPR. Rencananya, unit kamar yang akan dibangun di Tower 3 akan lebih sedikit dibandingkan dengan Tower 1 dan 2 lantaran keterbatasan lahan. Jumlahnya mungkin maksimal hanya sebanyak 30 sampai 40 kamar.
"Mulai bangun mudah-mudahan kalau seandainya dari kementerian langsung setuju ya lamgsung kota proses. Mungkin di sana sedang digarap untuk proses lelangnya atau pengadaannya. DED nanti dari Pusat, kami hanya mengajukan permohonan disertai izin pemanfaatan wilayah dari kanan-kiri sudah setuju, keluasan lahan mencukupi," jelasnya.
Wisnu menyebut, bangunan Tower 2 telah disewakan sejak tahun ini dan beberapa warga sudah mengakses. Hanya saja terdapat sejumlah kerusakan fisik, sehingga masih dalam tahap pemeliharaan oleh rekanan kontraktor.
Beberapa keluhan yang dialami penyewa yakni lampu, air bersih, paving jalan yang ambles, saluran mampet, kebocoran, dan lain sebagainya. Saat ini kerusakan tersebut tengah diperbaiki sambil menunggu proses serah terima di Desember nanti.
"Mau tidak mau memang harus dihuni supaya tahu apakah sesuai pekerjaan yang dilakukan dengan kontrak. Makanya selama masih masa pemeliharaan itu tanggung jawab pihak ketiga. Makanya kami cek betul kesesuaian spesifikasi bangunan dengan yang sudah jadi," ujar dia.
Menurut Wisnu, dari total sebanyak 44 kamar yang ada di bangunan Tower 2 semuanya kini sudah terisi penuh. Harga sewa dipatok dengan rentang Rp500.000 sampai Rp600.000 per bulan yang disesuaikan dengan kondisi lantai dan fasilitas yang disediakan.
Unit paling mahal berada di lantai I dengan fasilitas berupa korden, tempat tidur, kasur, sprei, lemari, meja tamu, kursi dan lain sebagainya.
"Aturan biaya sewa juga telah ditetapkan yakni tidak boleh melebihi dari sepertiga UMK tetapi yang kami pakai adalah UMP untuk sewanya. Kalau untuk aturan lama tinggal sama aturan rusun tetap tidak berubah hanya tiga tahun, pertama tiga tahun terus bisa diperpanjang 2-3 tahun ke depan," kata Wisnu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Menteri Perhubungan Pastikan Persiapan Menghadapi Arus Balik Telah Maksimal
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- RSUD Panembahan Senopati Bantul Luncurkan Layanan KRIS dan Instalasi Maternal Perinatal Tambahan
- Ikuti Google Maps, Kendaraan Hendak Masuk Pintu Tol Tamanmartani Malah Nyasar ke Kandang Ayam
- H+4 Lebaran, Ribuan Kendaraan Memadati Area Pintu Tol Jogja-Solo Ruas Tamanmartani Sleman
- Lalu Lintas Padat Merayap, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Kampung untuk Menuju Pintu Tol Jogja-Solo di Tamanmartani
- Memasuki H+4 Lebaran, Jumlah Wisatawan di Parangtritis Mulai Turun
Advertisement
Advertisement