38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Warga melintas di Jembatan Pucung yang rusak akibat terjangan banjir beberapa hari lalu. Untuk aktivitas, warga memasang sesek di sekitar jembatan yang rusak pada Selasa (29/11/2022)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Warga di Dusun Pucung, Candirejo, Semin berharap jembatan yang rusak dapat dibangun ulang. Untuk memperlancar aktivitas sudah dibuat jembatan darurat menggunakan sesek dari anyaman bambu.
Salah seorang warga Pucung, Mursidi mengatakan, jembatan di wilayahnya rusak akibat diterjang banjir akibat hujan deras pada Jumat (18/11/2022) lalu. Tak hanya itu rumah warga juga ada yang terendam banjir.
“Konstruksi bangunannya ambrol separo karena diterjang banjir sehingga tak bisa dilalui kendaraan,” katanya, Selasa (29/11/2022).
Menurut dia, pasca-kejadian warga sudah kerja bakti untuk membuat jembatan darurat yang terbuat dari sesek anyaman bambu. Adapun kondisi sekarang masih bisa dilalui sepeda motor.
“Kalau mobil tidak bisa dan harus lewat jalan lain,” katanya.
Mursidi mengungkapkan, jembatan pucung menjadi salah satu akses warga antar wilayah di Kalurahan Candirejo, seperti Dusun Ngrejeng dan Sumber. “Warga yang memiliki mobil harus lewat jalur lain untuk bisa pulang pergi. Sebab di sisi utara juga ada jembatan yang bisa diakses warga,” katanya.
Meski ada jalur lain untuk aktivitas, lanjut dia, warga Pucung berharap kerusakan jembatan bisa diperbaiki sehingga aktivitas kembali lancar. Ia mengakui keberadaan jembatan darurat hanya bersifat sementara dan sewaktu-waktu bisa hanyut pada saat terjadi banjir. Terlebih lagi, saat sekarang hujan deras masih sering mengguyur di setiap wilayah.
“Makanya berharap ada pembangunan ulang jembatan yang rusak. Kalau sambungan sesek yang dibuat hanya sementara saja, tujuannya agar pengguna motor tetap bisa melintas,” katanya.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, sudah melakukan tinjauan lapangan terkait dengan kerusakan Jembatan Pucung. Secara aturan, pemkab tidak memiliki kewenangan karena statusnya merupakan jalan desa.
BACA JUGA: Ini Daftar 10 Provinsi dengan UMP 2023 Terendah, Jogja Nomor 2!
Meski demikian, sambung dia, upaya perbaikan tetap dilakukan. Salah satunya dengan mengajukan bantuan dana rehabilitasi dan rekonstruksi karena pascakejadian ditetapkan status tanggap darurat.
“Baru diusulkan,” katanya.
Wadiyana mengungkapkan, untuk perbaikan jembatan yang rusak tersebut sudah diusulkan anggaran perbaikan sekitar Rp1,5 miliar. “Yang jelas sudah ada upaya untuk perbaikan, tapi pelaksanananya masih menunggu persertujuan atas usulan yang diajukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Pengumuman UTBK-SNBT 2026 dibuka 25 Mei pukul 15.00 WIB. Simak link resmi, cara cek hasil, dan jadwal unduh sertifikat UTBK.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian