Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffri Prana Widyana (kanan) bersama Panit Reskrim Polsek Bantul, Aiptu Sarjono saat menunjukan barang bukti dan tersangka pencurian gadget di Mapolsek Bantul, Rabu (30/11/2022)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Aparat Polsek Bantul menangkap pria warga Kemantren Mantrijeron, Jogja, berinisial TAS alias BG, 41. Penjaga konter Hand Phone (HP) di Jalan Bantul, Dusun Melikan, Kalurahan Bantul, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul ini telah mencuri tiga buah gawai milik bosnya. Uniknya tersangka meninggalkan sepucuk surat permohonan maaf untuk bos alias pemilik konter.
“Aku jaluk maaf, aku neng kene wes ga iso golek uang gantinya. Aku arep neng luar kota, secepatnya aku udah dapat uang aku kembalikan semua. Kunci di bawah lampu lava kidul [aku minta maaf, aku di sini sudah tidak bisa mencari uang gantinya, aku mau ke luar kota, secepatnya jika aku sudah dapat uang aku kembalikan semua. Kunci di bawah lampu Lava Selatan,” tulis tersangka BG. Surat itu diakui ditulis BG sendiri agar diketahui oleh pemilik konter saat jumpa pers di Mapolsek Bantul, Rabu (30/11/2022).
BG mengaku terpaksa mencuri tiga buah gadget milik bosnya karena selama ini gajinya tidak cukup untuk menghidupi keluarganya. Ayah dari dua anak ini mengaku sempat meminjam uang pada bosnya namun tidak dikasih sehingga ia terpaksa mencuri. Rencana tiga unit HP akan dijual semua, namun baru sempat dijual dua unit dan hasil penjulan digunakan untuk ongkos ke Solo.
“Tersangka di tangkap dalam bus jurusan Solo di wilayah Jalan Janti tepatnya di jembatan layang, kemudian kita bawa ke Polsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana.
Baca juga: Arab Saudi Berencana Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030
Jeffry menjelaskan tersangka ditangkap pada 7 November lalu, sekitar pukul 13.30 WIB. Adapun peristiwa pencuriannya terjadi pada 31 Oktober 2022 sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu tersangka BG sedang berjaga di konter HP di Jalan Bantul. Kemudian tersangka membuka etalase dan mengambil tiga unit HP. Setelah mengambil HP, tersangka keluar konter dan menutup pintu dengan gembok dan kuncinya ditaruh di bawah lampu lava.
Keesokan harinya sekitar pukul 09.00 WIB saksi S atau sesama penjaga konter datang ke konter dan menemukan surat dari tersangka. Setelah mengecek etalase ternyata tiga unit HP sudah tidak ada di tempat semula kemudian dilaporkan kepada pemilik konter. Pemilik konter menegaskan kehilangan tiga unit HP.
“Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Bantul,” ujar Jeffry.
Setelah dilakukan penyelidikan tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi, dan mengecek Circuit Closed Television (CCTV) terduga pelaku langsung mengarah pada BG. Pada 7 November polisi melacak tersangka BG ada di Terminal Giwangan dan hendak menuju ke Solo, Jawa Tengah.
Polisi mengejar tersangka BG dan menangkapnya di dalam bus jurusan Solo kemudian dibawa ke Polsek Bantul untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, kata Jeffry, tiga unit HP, tersangka baru menjual dua unit HP. Tersangka juga mengaku baru kali ini melakukan tindak pidana pencurian karena terpaksa untuk menghidupi keluarga.
Meski demikian, polisi tetap melanjutkan kasus tersebut. Tersangka dijerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Saat ini tersangka BG mendekam di Mapolsek Bantul, bahkan berkas perkara sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri Bantul untuk tahap satu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. Kapal sempat melaporkan cuaca buruk dan kondisi miring.
PGI mengecam kekerasan terhadap warga sipil di Papua dan mendesak penghentian kekerasan serta pembukaan ruang dialog kemanusiaan.
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.