Paku Alam X Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Pancasila
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di DIY menegaskan Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia di tengah tantangan global.
Ilustrasi lalu lintas./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN — Setelah memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di simpang Outlet Biru (OB), Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman juga bakal melakukan rekayasa Lalin di simpang UPN. Lajur di simpang yang ada di belakang kampus UPN Veteran Yogyakarta (UPNVY) akan dibuat melingkar.
"Dalam waktu dekat, UPN, arah tenggara. Saya menyebutnya simpang UPN. Bikin semacam bundaran," ucap Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Sleman, Bambang Sumedi Laksono, Rabu (30/11/2022).
Dia menjelaskan selama ini kendaraan dari arah Selatan menuju Utara masih melewati satu jalan. Nantinya, jika diberlakukan rekayasa maka harus berjalan memutar. Menurutnya ini konsep rekayasa lalin yang sederhana.
Diharapkan dengan rekayasa ini akan mengurai lalu lintas yang padat. Jika Lalin dibuat melingkar maka akan menekan persimpangan dan menekan potensi kecelakaan.
BACA JUGA: Sleman Hujan Sejak Pagi, Bagaimana Wilayah Lain Hari Ini?
"Kalau memutar kan tidak terjadi crossing. Crossing ini berpotensi kecelakaan. Gerakan-gerakan yang memotong [berpotensi menimbulkan kecelakaan]." ucapnya.
Bambang belum memastikan kapan rekayasa Lalin di simpang UPNVY akan diberlakukan, namun sudah masuk dalam rencana Dishub. Jika sudah diberlakukan nantinya akan dibawa ke forum lalu lintas untuk memecahkan masalah di lintas sektor.
Lebih lanjut dia menjelaskan ada hierarki di dalam manajemen rekayasa lalin. Dimulai dengan memasang rambu, jika tidak menyelesaikan masalah maka akan dipasang alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL). "Kalau bundaran enggak bisa selesaikan ya underpass atau flyover. Itu hierarki manajemen rekayasa lalu lintas," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di DIY menegaskan Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia di tengah tantangan global.
Kereta Semarang Jogja menawarkan perjalanan nyaman dan santai. Simak pilihan rute, harga tiket, serta cara pesan tiket kereta dengan mudah.
KPK mulai memeriksa 11 saksi kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menyeret Silmy Karim dan tujuh tersangka lainnya.
DPRD Kabupaten Magelang menyetujui Perda Dana Cadangan Pilkada 2029 senilai Rp65 miliar untuk mendukung penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati.
Ancaman DBD di Indonesia terus meluas. Guru Besar UMY mendorong pemetaan risiko berbasis GWR untuk pencegahan yang lebih tepat sasaran.
Pemkot Pekalongan kembali memasang portal Jembatan Lodji Lama untuk melindungi cagar budaya dan mencegah kerusakan akibat kendaraan berat.