MBG SMKN 2 Jogja Dihentikan Usai 413 Warga Sekolah Diduga Keracunan
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Sejumlah seniman saat menampilkan sendratari Ramayana beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman mencatat length of stay atau lama tinggal wisatawan di Sleman baru 1,5-1,7 hari. Agar lama tinggal wisatawan di Sleman bisa meningkat, Dispar Sleman mendorong pagelaran budaya malam bisa lebih sering digelar. Sleman ingin seperti Bali yang menggelar pentas budaya setiap malam.
Kepala Dispar Sleman Ishadi Zayid mengatakan di Sleman pagelaran budaya malam baru rutin digelar setiap akhir pekan dan akan didorong lebih rutin lagi. Dengan demikian, wisatawan tidak hanya datang untuk wisata alam, tetapi juga wisata kebudayaan.
"Kalau di Bali kan ada Tari Barong yang bisa dikunjungi orang setiap harinya. Kami ingin seperti itu, bisa enggak di Ramayana, Boko [Candi Ratu Boko], Raminten. Kami ada tempat untuk atraksi budaya, sehingga menambah pilihan berwisata," ucapnya kepada harianjogja.com, Kamis (1/12/2022).
Ishadi belum menargetkan kapan pagelaran budaya akan digelar setiap malam di Sleman. Rencana itu penting diwujudkan agar lama tinggal wisatawan di Sleman meningkat. Semakin lama wisatawan berkunjung, uang yang dibelanjakan semakin banyak sehingga mendorong perekonomian di sekitarnya.
"Kendalanya wisatawan yang datang ke Sleman ya hanya Sleman saja. Waktu kunjungan mereka belum lama. Ini yang harus dipikirkan, bagaimana membuat waktu kunjungan mereka lebih lama lagi. Kami harus promosi bareng dengan blogger dan lainnya. Enggak hanya menonjolkan Sleman, tetapi promosi bareng dengan Bantul, Kota, Gunungkidul," lanjutnya.
Sepanjang 2022, jumlah wisatawan di Sleman sudah mencapai lebih dari 5 juta. Tahun depan, kata Ishadi, Sleman menargetkan lebih dari 6 juta wisatawan. "Wisata sudah agak pulih, semoga resesi enggak melanda, sehingga banyak wisatawan berkunjung ke Sleman," harapnya.
BACA JUGA: Sambut Tol Jogja, Wisata Kaliurang Akan Direvitalisasi agar Tidak Itu-Itu Saja
Pengelola Objek Wisata Tebing Breksi Khaliq Widiyanto mengatakan pementasan malam di Tebing Breksi baru di akhir pekan, yakni akustik dan tari-tarian. Pengelola sudah punya rencana untuk lebih merutinkan pertunjukan di malam hari.
"Kami memang ada rencana merutinkan pertunjukan malam hari. Kami sudah mulai latihan untuk mengembangkan sendratari. Nanti teknisnya ada durasi panjang dan pendek, harapan kami setiap jam 5 sore jelang sunset meski setengah jam atau satu jam selalu ada pertunjukan. Kalau bisa setiap hari," paparnya.
"Target kami setelah puasa Ramadan tahun depan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kementerian PU menangani kekeringan yang mengancam 141.440 ha sawah melalui pemompaan air dan perbaikan irigasi.
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa calon Dirjen WHO bersama lima kandidat lain. Simak profil WHO dan proses pemilihan Dirjen WHO 2027.
Delegasi Indonesia walkout saat Netanyahu berpidato di PBB. Kemlu menyebut aksi itu sebagai solidaritas untuk Palestina dan protes diplomatik.
Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi dan terhindar dari hoaks.
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku Perubahan Kecil Dampaknya Besar untuk mendorong budaya membaca dan perubahan positif di masyarakat.