Pilur Bantul 4 Oktober 2026: 304.045 Pemilih Tentukan Lurah di 30 Kalurahan
Pilur Bantul digelar 4 Oktober 2026 di 30 kalurahan. Sebanyak 304.045 pemilih masuk DPT dan 87 calon lurah mengikuti kontestasi.
Pedagang melayani pembeli di Pasar Beringharjo Kota Jogja, Senin (5/12/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA — Komoditas telur ayam ras di pasar Kota Jogja terpantau naik menjelang masuknya masa akhir tahun dan libur Natal Tahun Baru (Nataru). Harga telur yang mulanya Rp27.000 per kilogram (kg), kini melonjak cukup signifikan menjadi Rp31.000 per kg.
Natasya, salah seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Beringharjo mengaku kenaikan harga telur itu telah berlangsung sejak seminggu terakhir. Konsumen yang belanja disebutnya banyak yang terkejut dengan harga telur yang melonjak sampai di angka Rp31.000 per kg.
"Banyak yang kaget juga karena tahunya kan harga masih normal di Rp27.000 per kg. Tiba-tiba sudah segini. Biasa sih begini karena menjelang Nataru," katanya, Senin (5/12/2022).
Dia menyebutkan, kenaikan harga telur dimungkinkan karena banyaknya kebutuhan dan permintaan di masyarakat menjelang masa akhir tahun. Biasanya kebutuhan untuk pembuatan kue dan hajatan di akhir tahun cukup tinggi sehingga harga telur ikut terkerek. "Untuk stok masih aman. Tapi ya tidak mesti juga. Kadang dalam sehari bisa 15 kg atau bahkan lebih," kata dia.
BACA JUGA: Bingung Rayakan Natal dan Tahun Baru di Mana? Grage Ramayana Hotel Punya Tawaran Seru
Salah seorang pedagang lain, Wanti menyebutkan, permintaan terhadap komoditas telur oleh konsumen tidak terpengaruh signifikan akibat kenaikan harga. Konsumen tetap membeli meski harga melonjak lantaran sudah menjadi kebutuhan. "Tetap ada yang beli karena kan butuh tapi ya begitu pada mengeluh," ujarnya.
Menurutnya, kenaikan harga telur ayam ras sudah terjadi sejak tingginya permintaan pada penyaluran program keluarga harapan (PKH) pada akhir Agustus lalu. Harga memang sempat turun beberapa bulan sesusai penyaluran rampung, namun secara bertahap terus naik sampai saat ini.
"Naiknya setelah turun yang PKH itu sedikit-sedikit, Rp1.000 kemudian naik lagi sampai sekarang sudah Rp31.000/kilogram," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Bantul digelar 4 Oktober 2026 di 30 kalurahan. Sebanyak 304.045 pemilih masuk DPT dan 87 calon lurah mengikuti kontestasi.
Jalan Palagan Sleman rusak di tujuh titik dan butuh perbaikan drainase. DPRD DIY mendorong anggaran sekitar Rp24 miliar melalui APBD.
Stunting di Giwangan tercatat 6,25 persen. Kelurahan membentuk Tim SIGAB Stunting untuk mempercepat deteksi dan pendampingan keluarga.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Harga cabai rawit di sejumlah pasar rakyat Sleman tembus Rp70.000 per kilogram akibat pasokan berkurang selama kemarau panjang.
Performa Intel Core Ultra, keamanan kelas bisnis, dan ketahanan MIL-STD-810H dalam laptop kerja yang ringan dan terjangkau untuk profesional