Festival Teater DIY 2026 Jadi Ruang Generasi Muda Belajar dan Berkarya
Festival yang diinisiasi Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY dengan dukungan Dana Keistimewaan 2026 tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar
Peserta Mlaku Gasik berangkat bersepeda dari Taman Budaya Gunungkidul ke Pantai Kukup pada Sabtu (3/12/2012) / Ist
GUNUNGKIDUL—Event wisata bertajuk Mlaku Gasik yang digelar Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY di Gunungkidul bentuk usaha untuk mengembangkan sport tourism atau wisata olahraga. Event yang dilakukan dari Taman Budaya Gunungkidul hingga Pantai Kukup pada Sabtu (3/12/2022) tersebut diikuti seratusan peserta.
Peserta kegiatan wisata olahraga dengan bersepeda sejauh 25 kilometer tersebut diakhiri dengan bakti sosial dengan bersih-bersih Pantai Kukup. Dinpar DIY menyelenggarakan kegiatan tersebut untuk terus mendorong potensi wisata di Gunungkidul yang bisa dikembangkan jadi wisata olahraga.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinpar DIY Kurniawan menjelaskan Gunungkidul memiliki potensi wisata olahraga yang besar. “Sport tourism tak hanya bisa dikembangkan di kota Jogja, tapi di Gunungkidul juga karena potensi wisata alamnya bisa juga dikembangkan ke sport tourism,” katanya, Minggu (4/12/2022).
Wisata olahraga di DIY, jelas Wawan, berkembang di Jogja dan akan dikembangkan ke kabupaten lain.
“Mlaku Gasik di Gunungkidul kemarin itu yang kedua dilakukan, sebelumnya diselenggarakan di Bantul, tujuannya sama untuk mempromosikan sport tourism,” ujarnya.
Potensi olahraga wisata, lanjut Wawan, di DIY cukup besar karena kekayaan fasilitas dan lingkungannya. “Di Gunungkidul itu ada potensi besar di voli, kalau di Bantul itu potensi sport tourism pada kedirgantaraan karena ada paralayang, di Sleman kemarin ada Temple Run,” jelasnya.
Kekayaan potensi wisata olahraga tersebut, menurut Wawan, harus terus dikembangkan karena tren pariwisata semakin berkembang. “Sejak pandemi itu kesehatan dan olahraga jadi sektor yang penting dan diperhatikan, ini peluang bagus untuk makin mengembangkan sport tourism,” katanya.
Rencananya Mlaku Gasik akan terus diselenggarakan tahun depan. “Karena dari dua kegiatan sebelumnya respon masyarakat terutama wisatawan cukup antusias kami akan coba rancang dan evaluasi ulang untuk tahun depan,” ujarnya.
Kepala Dinpar Gunungkidul Mohamad Arif Aldian yang turut mengikuti acara tersebut mengapresiasi Dinpar DIY yang sudah membantu peningkatan wisata olahraga di daerahnya. “Kami tentu berterima kasih, ini jadi pemacu kami untuk terus mengembangkan sport tourism,” katanya, Sabtu (3/12/2022).
Arif menyebut Gunungkidul memiliki potensi wisata olahraga dengan kekayaan wisata alamnya. “Sport tourism di wilayah kami bisa dikolaborasikan dengan wisata lain, terutama wisata alam daN desa wisata,” jelasnya.
Olahraga wisata di tempat yang kekayaan wisata alamnya tinggi, jelas Arif, tentu punya nilai tambah tersendiri. “Kalau lari-lari di pinggir pantai itu kan nilai wisatanya cukup besar ya terutama bagi yang menggemari olahraga lari, selain itu kami juga punya desa wisata yang punya kekayaan budaya yang besar juga tentu ini patut dikembangkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival yang diinisiasi Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY dengan dukungan Dana Keistimewaan 2026 tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar
Erick Thohir menegaskan pemerintah tak lagi membangun fasilitas olahraga tanpa road map dan memilih mengoptimalkan aset yang mangkrak.
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Haedar Nashir meminta TNI-Polri dan pemerintah memperkuat perlindungan warga di Papua.
Real Madrid mengalahkan Rayo Vallecano 4-1 di LaLiga 2026/27. Emil Audero debut dengan tujuh penyelamatan.
Iran dan Oman akan meneken kesepakatan jalur pelayaran bersama di Selat Hormuz dalam pertemuan negara Teluk di Muscat.
Muhammadiyah menyoroti MBG, Koperasi Merah Putih dan UU Perampasan Aset serta mendorong dialog untuk menjaga persatuan bangsa.