Advertisement

Simpang 3 DPRD Kulonprogo Beroperasi, Begini Kondisi Lalu Lintas di Sana

Catur Dwi Janati
Senin, 12 Desember 2022 - 17:57 WIB
Arief Junianto
Simpang 3 DPRD Kulonprogo Beroperasi, Begini Kondisi Lalu Lintas di Sana Situasi pengoperasian simpang tiga kantor DPRD Kulonprogo, Kamis (8/12/2022). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO — Rambu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di simpang tiga kantor DPRD Kulonprogo mulai beroperasi. Dari pemantauan yang dilakukan Harianjogja.com, Senin (12/12/2022), arus lalu lintas kendaraan di simpang tersebut jadi lebih teratur.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo, Lucius Bowo Pristyanto menerangkan lampu APILL di simpang tiga DPRD Kulonprogo mulai beroperasi pekan lalu. Dampak paling kentara diaktifkannya APILL ini, yakni lalu lintas yang dinilai makin tertata dan aman.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

"Masyarakat pengguna jalan relatif terjamin keselamatan dan keamanannya di tempat itu. Karena kemudian tertata, kapan harus berhenti kapan harus jalan dan sebagainya mulai tertata," kata dia, Senin.

Pada jam kerja dan sekolah, lalu lintas di kawasan tersebut yang kurang teratur kini terpola dengan adanya rambu APILL. Penumpukan kendaraan yang terjadi tertata, tidak semrawut.

"Sangat membantu, lalu penumpukan kan penumpukan yang kepastian. Karena sekian detik berhenti dan sebagainya, yang jelas teratur. Hal yang penting kan keselamatan, kapan saatnya berhenti, kapan saatnya jalan menjadi semakin pasti," ujarnya.

BACA JUGA: Ini Gunanya Ronda! Warga Gagalkan Aksi Pencurian Ternak

Meski volume kendaraan yang melintas tetap, tetapi arus kendaraan yang lewat jadi teratur. Terlebih jika terjadi hujan, adanya APILL membantu mengatur kendaraan yang di situ tidak bebas pandang. 

Secara teknis simpang tiga dewan dijelaskan Bowo termasuk simpang yang tidak bebas pandang. "Tipikal simpang tiga dewan itu tidak bebas pandang karena ketutup bangunan," ujarnya.

"Selama tiga empat harian kita pantau itu berfungsi optimal," lanjutnya.

Karena letaknya di dekat sejumlah pintu masuk OPD, Dishub telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi yang terkait. Hingga pengoperasian ini belum ada masukan dari OPD terkait. 

"Sementara belum [ada masukan], karena kemarin sudah kita kalkulasikan betul-betul. Jadi kita ketemuan dengan kawan-kawan OPD di seputar situ," terangnya.

Volume kendaraan di simpang tiga dewan mengalami peningkatan pasca ditutupnya Teteg Wetan.

Sebelumnya Sekretaris Dishub Kulonprogo, Armansyah menerangkan bila penutupan Teteg Wetan diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api Teteg Wetan.

Selain banyaknya kereta yang melintas, hasil survei mendapati nila Teteg Wetan dilewati ribuan pengendara dalam jam-jam tertentu. "Hasil survei kemarin yang lewat di sini terutama kalau pagi itu ada 6000-an kendaraan lebih, antara jam 07.00 WIB sampai 08.00 WIB itu puncaknya," ucap dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Muspusdirla Fasilitasi Program Cinta Tanah Air

News
| Rabu, 01 Februari 2023, 18:37 WIB

Advertisement

alt

Seru! Ini Detail Paket Wisata Pre-Tour & Post Tour yang Ditawarkan untuk Delegasi ATF 2023

Wisata
| Rabu, 01 Februari 2023, 14:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement