Advertisement

Maksimalkan Nataru untuk Genjot Pendapatan Pariwisata, Ini yang Dilakukan Dispar Gunungkidul

Triyo Handoko
Selasa, 13 Desember 2022 - 16:27 WIB
Arief Junianto
Maksimalkan Nataru untuk Genjot Pendapatan Pariwisata, Ini yang Dilakukan Dispar Gunungkidul Ilustrasi Pantai Kukup. - Harian Jogja/Gigih M Hanafi

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul mencatat per awal Desember ada 2.655.642 orang yang mengunjungi objek wisata beretribusi di Bumi Handayani. Jumlah kunjungan tersebut menghasilkan pendapatan daerah sebesar Rp19,3 miliar.

Target pendapatan Pemkab Gunungkidul dari sektor wisata sendiri Rp27 miliar. Realisasi kunjungan yang ada masih jauh dari target, momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) bakal menjadi andalan mereka untuk target tersebut.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Berbagai persiapan dilakukan Dispar Gunungkidul untuk menyambut libur nataru dilakukan untuk mencapai target kunjungan wisatawan dan pendapatan retribusi.

Mulai dari koordinasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), promosi, hingga peningkatan keselamatan dan keamanan objek wisata dilakukan.

BACA JUGA: Diterjang Tanah Longsor, Akses Jalan ke Pantai Siung Terputus

Kepala Dispar Gunungkidul, Arif Aldian mengaku optimistis dan terus mengupayakan pencapaian target. “Kami masih terus berusaha, momen Nataru ini jadi kunci kami dan akan memaksimalkannya,” katanya, Selasa (13/12/2022). 

Arif memaksimalkan momen libur Nataru dengan berkoordinasi dengan berbagai OPD. “Sudah kami lakukan koordinasi bersama untuk menyambut Nataru dari menggandeng Polres, Dinas Kesehatan, Pokdarwis, hingga BPBD,” jelasnya.

Untuk memastikan objek wisata aman dan menjaga keselamatan wisatawan, jelas Arif, sudah dilakukan koordinasi dengan SAR Linmas Istimewa yang memang berjaga di kawasan pantai. “Berbagai rambu-rambu di objek wisata juga sudah kami pastikan memberikan petunjuk keamanan yang maksimal,” ujarnya.

Koordinasi dengan Pokdarwis, lanjut Arif, dilakukan untuk memastikan pengelola wisata memberikan layanan yang terbaik saat libur nataru.

“Sudah kami bekali pelatihan dan koordinasi bersama juga, karena memang kalau ingin wisata ajeg berkunjung harus memberikan pelayanan yang terbaik agar betah dan mau mengunjungi lagi,” ucapnya.

BACA JUGA: Lansia dan Difabel Telantar di Gunungkidul Dibantu Makanan Siap Saji

Agar tidak terjadi penyebaran Covid-19, sambung Arif, pihaknya juga akan memastikan pemberlakuan protokol kesehatan yang memadai. “Alat-alat prokes akan kami sediakan di objek wisata, terutama termometer suhu dan masker,” katanya. 

Sementara objek wisata nonretribusi, Arif menyebut masih mencoba menatanya. “Terutama menata data kunjungan wisatawannya dan masih dalam proses penyusunan. Nanti juga akan dimaksimalkan untuk objek wisata non-retribusi,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Siswi SMP di Klaten Jadi Korban Kekerasan Seksual hingga Ratusan Kali

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 17:47 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Kampung Batik Giriloyo yang Sempat Terpuruk Karena Gempa 2006

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement