27 Trash Barrier Dipasang di Sungai Kota Jogja Tahun Ini
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Sejumlah lansia melakukan vaksinasi booster tahap 2 di Balai Kota Jogja, Kamis (15/12/2022)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja menyelenggarakan vaksinasi booster tahap 2 bagi lansia di Balai Kota Jogja, Kamis (15/12/2022). Vaksinasi massal tersebut diselenggarakan untuk mendorong lebih banyak lansia yang mendapatkan vaksin booster.
Lana Unwanah, Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Jogja menyampaikan vaksinasi tersebut merupakan kick off vaksinasi booster tahap 2 bagi lansia. “Kita ingin sampaikan bahwa lansia saat ini sudah bisa diberikan dosis booster tahap 2,” katanya.
Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan vaksinasi booster tahap 2 bagi lansia pada akhir November silam. Menurut Lana, menindaklanjuti kebijakan tersebut, puskesmas di Kota Jogja juga telah melayani vaksinasi booster bagi lansia sebelum adanya kick off ini.
“Mulai akhir November Puskesmas sudah mulai memberikan layanan dalam spot yang kecil dan lokal [jumlah yang tertentu di tiap puskesmas],” katanya.
Baca juga: Ini Penyebab Lutut Sakit saat Naik Turun Tangga dan Jongkok
Lana menyampaikan, dalam vaksinasi massal tersebut disediakan vaksin Pfizer untuk 200 orang. Lansia yang ingin mengakses layanan tersebut sebelumnya dapat mendaftarkan diri melalui Jogja Smart Service (JSS), atau dapat langsung datang ke lokasi vaksinasi.
Ia juga mengatakan Dinkes Kota Jogja tidak membatasi peserta vaksinasi, bagi yang belum mendapatkan vaksinasi booster tahap 1 pun dapat dilayani disana.
“Siapapun yang membutuhkan vaksin dosis dua pun tidak apa apa [dapat dilayani],” katanya.
Ia berharap vaksinasi booster tahap dua dapat dimanfaatkan lansia untuk meningkatkan perlindungan dirinya. “Ini sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh atau kekebalan yang mungkin sudah agak menurun karena sudah enam bulan [jarak waktu minimal dari vaksin sebelumnya], dan lansia banyak yang punya komorbid. Harapannya [lansia] bisa terlindungi dari paparan Covid, kalau pun kena jangan sampai yang terlalu berat gejalanya,” katanya.
Fajar, salah satu warga Kemantren Mergangsan mengantarkan kedua orang tuanya untuk vaksinasi booster tahap 2, setelah sebelumnya Januari 2022 telah melakukan vaksinasi booster tahap 1. Sebelumnya, ia telah mendaftarkan orang tuanya melalui JSS. Ia mengaku mengikuti vaksinasi tersebut karena kemudahan mendaftar melalui JSS. “Karena kalau di Puskesmas masih nunggu lama, dan jadwalnya harus cari sendiri, harus tanya langsung. Kalau di aplikasi [JSS] kita sudah tahu, bisa daftar juga, milih hari apapun bisa juga,” katanya.
Selain itu, Sholihin warga Kemantren Umbulharjo yang belum mendaftar melalui JSS, mengaku mendapatkan vaksinasi dengan cepat meski baru mendaftar di tempat. “Ini cepet datang langsung dapat [dilayani vaksinasi],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Pantai Glagah jadi motor lonjakan PAD pariwisata Kulonprogo 2026. Kunjungan wisatawan ikut meningkat tajam.
UPN Jogja nonaktifkan dosen terduga pelaku kekerasan seksual. Kasus ditangani Satgas, korban dilindungi.
KPPN Wonosari ajak pemangku kepentingan tolak gratifikasi. Ini batasan yang masih diperbolehkan menurut aturan.
Pemerintah siapkan jutaan lapangan kerja dari hilirisasi, pangan, hingga ekonomi hijau. Ini sektor paling menjanjikan.
Kemenhub dorong Kertajati jadi pusat MRO nasional. Bandara ini diproyeksikan jadi hub penerbangan dan logistik.