Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Lansia mendapatkan vaksinasi booster, Kamis (24/2/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja berupaya memperluas cakupan vaksinasi booster kedua bagi warga lanjut usia (lansia) yang berada di wilayahnya. Lansia yang sudah memenuhi persyaratan untuk disuntik vaksin booster kedua diimbau mendaftarkan diri via aplikasi Jogja Smart Service (JSS).
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Jogja Lana Unwanah menyebut pemberian vaksinasi booster kedua bagi lansia mengacu pada Surat Edaran No. HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster Ke-2 bagi Kelompok Lanjut Usia yang terbit akhir November lalu.
"Sejak regulasi dari Pusat keluar, puskesmas sudah rutin membuka layanan booster kedua. Rencananya kami perluas lagi levelnya menjadi tingkat kota," kata Lana, Senin (12/12/2022).
Menurut Lana, perluasan cakupan vaksinasi booster kedua bagi para lansia cukup penting mengingat kelompok itu rentang tertular Covid-19 yang berasal dari virus Corona barian baru yang telah menyebar di Indonesia. Dengan begitu, perluasan cakupan vaksinasi booster bagi lansia diharapkan bisa membentuk kekebalan imun dan menekan angka penularan Covid-19 di Jogja.
"Kuota kami buka lewat JSS supaya kami bisa antisipasi dan lebih akurat untuk menyediakan kebutuhan vaksin. Kami sediakan 200 dan sudah lansia yang 60 tahun ke atas sudah bisa mendaftar, tidak hanya yang ber-KTP Jogja, tetapi bisa dari mana saja di Indonesia," jelasnya.
Untuk sementara program vaksinasi booster kedua masih dikhususkan bagi para warga lansia. Dinas belum menerima instruksi berkaitan dengan pemberian vaksin booster kedua bagi kelompok lain. Vaksin bagi kelompok masyarakat lainnya belum bisa disalurkan lantaran berkaitan dengan pendataan cakupan vaksin yang langsung terintegrasi dengan milik pusat.
"Dari Pusat membuka data keterangan vaksin hanya dari yang sudah direkomendasikan atau yang sudah keluar regulasinya," ungkapnya.
BACA JUGA: Viral Parkir Nuthuk di Kawasan Malioboro, Alasannya karena Ada Pasar Malam
Jenis vaksin yang digunakan merupakan Pfizer. Lana mengatakan lansia yang pada vaksin booster pertama menggunakan jenis Astrazeneca, Moderna, dan Sinovac, tetap bisa mengakses jenis vaksin ini. Para lansia yang telah memperoleh suntikan vaksin booster pertama dengan durasi minimal enam bulan dipersilakan untuk mendaftarkan diri.
"Sampai saat ini cakupannya kalau booster pertama lansia sudah di angka 81 persen dan untuk booster kedua sudah ada 6,65 persen karena puskesmas sudah melayani," ungkapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Emma Rahmi Aryani menjelaskan saat ini pendataan terhadap lansia yang memenuhi syarat untuk disuntik vaksin booster kedua tengah dilakukan. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan jumlah vaksin yang ada. "Kami juga siapkan tenaga kesehatan pendukung nanti dari sejumlah puskesmas. Target kami Desember sudah bisa kick off," ucap Emma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.