Korban Gempa Flores Mulai Pulang, Ini Skema Bantuan Pemerintah
Sebanyak 237 penyintas gempa Flores mulai pulang dari GOR Samador. Pemerintah menyiapkan bantuan rumah rusak hingga Rp30 juta.
Kemacetan di ruas jalan pusat perbelanjaan Malioboro. /Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA — Nuansa libur Natal dan Tahun Baru sudah mulai terasa di Jogja. Kemacetan Jogja sudah mulai terasa sejak Sabtu (17/12/2022) hingga Minggu (18/12/2022).
Pantauan Harianjogja.com pada Sabtu malam kemacetan terjadi di semua jalur menuju ke Malioboro. Ratusan kendaraan bahkan mengalami stuck melingkar di Stadion Kridosono, arah dari timur (Jalan Atmosukarto) akan menuju ke Kawasan Malioboro terhenti begitu juga dengan arah dari utara (Jalan Suroto) juga tak penuh sesak terhenti karena arus melingkar menuju Jalan Abu Bakar Ali sudah penuh.
BACA JUGA : Jogja Macet, Berkah bagi Pedagang
Petugas kepolisian kemudian mengalihkan arus menuju ke Jalan Abu Bakar Ali ke utara Kembali ke Jalan Suroto dan Jalan Atmosukarto atau alternatif jalan lain di Kawasan Kridosono. Pengalihan arus ini ditempuh karena Kawasan Malioboro sudah disesaki kendaraan bermotor. Kemacetan Panjang terjadi di sepanjang Jalan Mataram dari Lampu Bangjo Inna Garuda hingga Simpang Empat Jalan Suryatmajan.
Begitu juga sepanjang Jalan Pasar Kembang hingga Jlagran Lor nyaris kendaraan terhenti hingga mengular sampai di Lampu Bangjo Inna Garuda dan sepanjang Jalan Abu Bakar Ali (Jembatan Kleringan). Sejumlah Lampu Bangjo di Kawasan ini pun tidak terpakai karena padatnya kendaraan bermotor.
Kemacetan juga terjadi di sepanjang Jalan Sudirman menuju ke arah Tugu Pal Putih, kemudian sepanjang Jalan Mangkubumi. Sebagian besar kendaraan akan menuju ke Kawasan Malioboro.
“Tadi saya lewat Kotabaru, niatnya mau ke Kawasan Malioboro dari Kridosono belok ke Abu Bakar Ali, tetapi sudah penuh tidak bisa jalan dan dialihkan ke utara, akhirnya lewat Tugu, tetapi di sana macet juga,” kata salah satu wisatawan, Hasim asal Bogor Jawa Barat, Sabtu (17/12/2022) malam.
BACA JUGA : Siap-Siap Macet karena HUT Jogja, Penumpang Kereta
Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menyatakan destinasi wisata memang menjadi salah satu yang bakal terjadi kepadatan arus lalu lintas, salah satunya Kawasan Malioboro. Oleh karena itu, ia berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengalihan arus dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Jika arus sudah penuh, maka harus dialihkan dan akan dibuka Kembali jika sudah mulai lancar.
“Karena saat Nataru ini sebagian besar masyarakat tujuannya untuk berwisata, agak sedikit berbeda dengan saat arus mudik. Sehingga jalur ke destinasi wisata pasti padat,” ujarnya.
Made memastikan pemantauan kepadatan arus dilakukan melalui CCTV yang telah terpasang di berbagai titik dan dipantau langsung di ATCS Dishub DIY. Petugas pemantauan akan melakukan rekayasan durasi lampu bangjo dengan menyesuaikan kondisi antrean di lampu bangjo.
“Semua kami siagakan, selain bertugas di beberapa pos pemantauan, sasaran kami terutama mengurai kepadatan di jalur menuju tempat wisata,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 237 penyintas gempa Flores mulai pulang dari GOR Samador. Pemerintah menyiapkan bantuan rumah rusak hingga Rp30 juta.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 26 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 26 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap banyak fitur canggih mobil jarang digunakan, termasuk teknologi keselamatan dan kenyamanan.
Perubahan aliran sungai membuat Pantai Baron Gunungkidul punya wajah baru dan menarik wisatawan. Pemkab meminta kawasan tetap bersih dan tertib.
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.