Advertisement
USD Kembangkan Rintisan Circular Economy Urban Farming di Lingkungan Lintas Iman Kampung Pringwulung

Advertisement
JOGJA—Salah satu komponen penting dalam kehidupan kita adalah sampah. Setiap kegiatan yang kita lakukan akan menghasilkan sampah organik maupun anorganik. Sampah rumah tangga dihasilkan setiap hari namun banyak yang belum mampu mengelola sampah dengan baik.
Akibatnya sampah organik langsung dibuang tanpa dipilah dan berujung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Jika hal ini dibiarkan aka terjadi overload di TPA seperti yang terjadi di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan. Kejadian ini membuat beberapa kali TPST Piyungan ditutup dan tidak menerima pembuangan sampah.
TPST ini menjadi tempat untuk pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, pendauran ulang, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah. Namun dikarenakan oleh banyaknya sampah yang masuk kegiatan pengelolaan menjadi terhambat sehingga tempat ini menjadi overload dan tidak dapat bekerja dengan baik.
Apabila hal ini diteruskan maka dapat memberikan dampak negatif bagi masyarakat Yogyakarta. Melihat kondisi tersebut, beberapa dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi dan Pendidikan Ekonomi Universitas Sanata Dharma (USD) bekerjasama dengan Pusat Studi Lingkungan (PSL) USD melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh Kemdikbudristek pada skema program Program Insentif Pengabdian Masyarakat Terintegrasi dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Berbasis Kinerja IKU Bagi PTS Tahun 2022 dengan skema Kegiatan Kemandirian Masyarakat (KKM).
KKM yang dilakukan berupa kegiatan pemberdayaan masyarakat mengembangkan circular economy urban farming di RT 06 RW 40 dan lingkungan lintas iman kampung Pringwulung. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu 11 Desember 2022 yang melibatkan 3 dosen USD yaitu Ibu Dr. Luisa Diana Handoyo M.Si., Dr. Sebastianus Widanarto Prijowuntato, S.Pd., M.Si., dan Ibu Retno Herrani, M.Biotech, serta 4 mahasiswa dari program studi Pendidikan Biologi, dan warga masyarakat RT 06 RW 40 Pringwulung. Sosialisasi ini dilakukan untuk menjelaskan rincian kegiatan dan diskusi tanya jawab seputar kegiatan antar masyarakat dengan dosen dan mahasiswa. Setelah itu dilanjut dengan kegiatan kerja bakti membersihkan lahan yang nantinya akan digunakan untuk budidaya sayuran dan pengolahan sampah organik menjadi maggot dan cacing.
Kegiatan ini juga melibatkan ibu-ibu yang diawali dengan kegiatan sosialisasi pada saat pertemuan arisan bulanan pada Selasa, 13 Desember 2022. Selama kegiatan terlihat ibu-ibu sangat antusias dengan program yang ditawarkan dikarenakan sebagai ibu rumah tangga mereka sangat akrab dengan sampah rumah tangga dan ketika mengetahui bahwa sampah yang mereka hasilkan bisa diolah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi, ibu-ibu ini sangat tertarik dengan program yang ditawarkan.
Edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat Pringwulung dengan maggot dan cacing menggunakan media ember dilakukan pada Rabu, 14 Desember 2022 di Pusat Studi Lingkungan (PSL) Universitas Sanata Dharma. Pada kegiatan ini melibatkan 2 narasumber yaitu Ibu Sri Purwanti dan Bapak Vincentius R. Edie Nugroho yang menjelasan cara budidaya maggot menggunakan metode ember tumpuk. Ember yang pertama berada di bawah berfungsi menampung cairan yang dihasilkan dari limbah organik rumah tangga yang nantinya dapat digunakan sebagai pupuk alami. Sedangkan ember kedua untuk menampung sampah organik, bagian samping ember dilubangi lalat dapat bertelur dan nantinya tumbuh menjadi maggot.
Selain itu dilakukan edukasi pengolahan limbah cair dari sampah organik dan sisa tumbuhan menjadi pupuk alami untuk budidaya sayur-sayuran. Kegiatan ini dilaksanakan di Pusat Studi Lingkungan Universitas Sanata Dharma pada hari Kamis 15 Desember 2022. Melalui pelatihan ini diharapkan masayarakat di RT RT 06 RW 40 Pringwulung dapat mengelola sampah rumah tangga dengan baik dan dapat memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut.
Gatot, mewakili warga RT 06 RW 40 Padukuhan Pringwulung mengucapkan banyak terima kasih kepada Universitas Sanata Dharma yang sudah berbagi ilmu dan mendampingi warga dalam pengelolaan dan pengolahan sampah rumah tangga. Warga juga mengucapkan terimakasih kepada Dirjen Dikti atas pendanaan kegiatan ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga terutama bagaimana cara memilah dan memilih sampah. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai disini tetapi ada kelanjutan kegiatan pendampingan warga terutama untuk pengelolaan sampah organik dan anorganik. (ADV)
BACA JUGA: Kementerian BUMN Bersama Telkom Bagikan 1000 Paket Sembako Murah di Batulicin
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
- Inovasi Digital Bikin BSI & Pegadaian Solo Sukses Tarik Nasabah Investasi Emas
- Herry IP Tanggapi Kekalahan Leo/Daniel di Perempat Final Singapore Open 20023
- Patuhi MK tapi Jokowi Belum akan Terbitkan Keppres Masa Jabatan Pimpinan KPK
- Mencegah Kelainan Tulang pada Anak Bisa Dilakukan Sejak Dini, Ini Caranya
Berita Pilihan
Advertisement

Asteroid Berbahaya Berukuran Raksasa Mendekati Bumi Pekan Depan
Advertisement

Unik, Negara Ini Punya Pulau Kucing, Jumlah Anabul Lebih Banyak dari Manusia
Advertisement
Berita Populer
- Rencana Pembangunan Terminal Tipe C di Kulonprogo Kian Mengambang, Tol Jadi Biangnya
- Warga Asing Kian Serbu DIY, Ini Buktinya...
- Kepemilikan Belum Jelas, Tanah Tutupan Jepang Terancam Tak Terima Ganti Rugi Proyek JJLS
- Siswa dari SMP Negeri di Jogja Ini Raih Nilai ASPD Tertinggi, Jawaban Soal Nyaris Sempurna
- Terungkap! Perempuan Meregang Nyawa di Mobil Diduga Kuat karena Tenggak Sianida
Advertisement
Advertisement