Kekeringan hingga Oktober, DPRD Gunungkidul Siapkan Rp400 Juta
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Ilustrasi./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA — Kapolresta Jogja, Kombes Pol Idham Mahdi mengaku siap menerjunkan personel selama periode akhir tahun nanti untuk menindak juru parkir (jukir) liar yang beroperasi di kawasan Malioboro sehingga menyebabkan kepadatan lalu lintas.
Ratusan personel gabungan nantinya berpatroli untuk memantau titik-titik yang berpotensi dijadikan tempat parkir liar dan mengganggu kelancaran arus.
"Masalah adanya pungli dan fenomena parkir liar di seputaran Malioboro atau Kota Jogja, dalam rangka antisipasi di malam Tahun Baru, kami sudah berkoordinasi dengan Dishub, Satpol PP, dan pihak lain yang mengelola tempat parkir. Kami gelar operasi karena juga sudah ada Satgas Saber Pungli, tetapi nanti arahnya lebih ke aspek pencegahan," kata Idham, Selasa (27/22/2022).
Pemantauan, kata dia, nantinya dilakukan pada titik-titik yang berpotensi jadi lahan parkir dadakan. Menjelang akhir tahun kondisi lalu lintas diprediksi akan bertambah padat.
BACA JUGA: DPRD Jogja Kritik Perilaku Wisatawan yang Parkir Sembarangan
Fenomena parkir di bahu jalan dan tempat parkir tidak resmi hanya menambah persoalan lalu lintas di Kota Jogja. Hal tersebut juga berpotensi kepada tindakan pungutan liar.
"Lokasi yang diindikasi ada parkir liar kami upayakan dengan tindakan preventif lewat penempatan personel baik dari instansi terkait. Jadi potensi tindak pidananya bisa dicegah," urai dia.
Pihaknya mengaku tidak ragu menindak oknum-oknum yang nantinya kedapatan menyelenggarakan kegiatan parkir yang tidak resmi di kawasan Malioboro. Tindakan tegas diperlukan untuk memastikan masa liburan akhir tahun para pengunjung aman dan nyaman di kawasan setempat.
"Kami juga pastikan ada penindakan dari Saber Pungli manakala ada hal yang mengganggu masyarakat dan tindakan pungli atau parkir liar yang mengakibatkan kemacetan di seputaran Jalan Malioboro pasti akan ditindak," ujarnya.
Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Jogja, Immanudin Aziz menyebut ada beberapa titik di kawasan Malioboro yang sering digunakan pengendara dan para oknum dalam menyelenggarakan parkir liar.
Belum lama ini pihaknya sudah menindak sebanyak ratusan kendaraan yang parkir di bahu jalan dan menganggu kepadatan arus lalu lintas di kawasan seputar.
"Lokasi di Jalan Pasar Kembang, Benang Ratu yang Jalan Brigjen Katamso, Kleringan, sama Jalan Jagonegaran depannya Bakpia Juara Satu. Itu baru kita tindak beberapa hari lalu," ucap Azis.
Penindakan dilakukan dengan cara menempeli stiker dan menggembosi ban kendaraan yang parkir sembarangan. "Ban kendaraan yang digembosi dan pasang stiker di sepanjang Jalan Pasar Kembang saja itu ada ya ada ratusan totalnya. Terakhir sekitar 70 motor pas malam Natal. Tetapi ya begitu terus saja ada, kucing-kucingan," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.