Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO — Kabupaten Kulonprogo bakal menjadi wilayah yang dilintasi para peserta event gowes bertajuk Asita Volcano Cycling (AVC) 2023 Ring of Jogja. Tur gowes yang diikuti 500 orang itu rencananya digelar pada 18 Februari 2023 mendatang.
Wakil Ketua Bidang Pengembangan Produk, Asita DIY, Andri Supriatna menerangkan kegiatan tur sepeda keliling ini akan melingkupi empat kabupaten dan satu kota di DIY, termasuk di antaranya adalah Kulonprogo.
Ke-500 peserta AVC 2023 nantinya menempuh jarak 220 kilometer untuk kategori rute panjang dan 150 kilometer untuk kategori rute pendek.
BACA JUGA: Gowes Keliling Jogja, Sempatkan Singgah di Kampung Wisata
Andri menjelaskan AVC 2023 Ring of Jogja juga bertujuan sebagai media publikasi destinasi-destinasi wisata di wilayah yang dilintasi, termasuk Kulonprogo.
"Untuk itulah kami audiensi ke Kulonprogo. Kulonprogo akan menjadi salah satu rute untuk kegiatan AVC 2023. Kami perkenalkan objek-objek wisata di Kulonpogo," ujar dia saat beraudiensi dengan Pemkab Kulonprogo, Senin (9/1/2023).
Lebih lanjut Andri menuturkan jika nantinya ada banyak destinasi wisata di Kulonprogo yang akan dilewati para peserta AVC 2023. Oleh karena itu hal ini dinilai dapat menjadi media publikasi yang baik untuk memperkenalkan pariwisata Kulonprogo kepada masyarakat secara lebih luas lagi.
Pj. Bupati Kulonprogo, Tri Saktiyana yang menerima langsung perwakilan Asita sangat mendukung kegiatan sport tourism semacam ini. Tri sangat berharap kegiatan ini akan diminati oleh banyak peserta karena melintasi rute yang menarik dan populer. Sehingga hal ini diharapkan Tri mampu memperkenalkan wisata Kulonprogo kepada masyarakat yang lebih luas.
"Salah satu rute akan menggunakan rute gowes Luna Maya, eksotis banget ini. Saya yang orang Jogja saja berkali-kali tidak bosen [lewat sana], apalagi orang luar Jogja, mudah-mudahan AVC 2023 ini akan sukses," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.