Advertisement

Veronika Jadi Satu-satunya Wanita Penerbang Militer di Sekbang Angkatan 101

Lugas Subarkah
Kamis, 12 Januari 2023 - 09:37 WIB
Sunartono
Veronika Jadi Satu-satunya Wanita Penerbang Militer di Sekbang Angkatan 101 Wisudawan Sekolah Penerbang TNI AU bertemu keluarga dalam Wingday, di Lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto, Rabu (11/1/2023) - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 37 wisudawan Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan 101 dan Sekolah Penerbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) TNI AU dilantik dalam Wingday yang berlangsung di Lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto, Rabu (11/1/2023).

Diawali dengan upacara yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo, Wingday dilanjutkan dengan penyematan brevet oleh keluarga kepada para wisudawan. Wingday ditutup dengan koreografi wisudawan dan aksi di udara Jupiter Aerobic Team (JAT).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : Jet Tempur Meraung di Langit Jogja, Ini Penjelasan TNI AU

Salah satu wisudawan yang cukup menyita perhatian yakni Letda Pnb Veronika Sidabutar. Ia  merupakan satu-satunya penerbang pesawat perempuan dalam Wingday kali ini. Belum banyaknya perempuan yang menerbangkan pesawat tempur di Indonesia memotivasinya untuk menamatkan pendidikan di Sekolah Penerbang.

“Jujur perjalanan tidak mudah, tapi saya yakin ketetapan Tuhan tidak ada sesuatu yang tidak mungkin dilewati. Di awal mungkin ada rasa takut tapi seiring berjalannya waktu, semangat orang tua juga makin membuat kami berani," ujar Veronika kepada wartawan.

Setelah pelantikan ini, perempuan yang berdomisili di Malang, Jawa Timur itu akan ditugaskan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Di situ ia akan menjadi pilot untuk pesawat angkut taktis menengah, CN 295.

Marsekal Fadjar Prasetyo, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada ke-37 Perwira Wisudawan, atas tuntasnya pendidikan Sekolah Penerbang ini. “Dengan hasil yang sesuai harapan kita bersama,” ujarnya.

Menurutnya, Wingday adalah momentum awal pengabdian para wisudawan. Seiring tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks, maka mereka harus terus mengasah dan mempersiapkan diri dengan semakin baik.

BACA JUGA : Getarkan Langit Jogja, Ini Misi 6 Pesawat Tempur TNI AU

“Di sisi lain, menjadi seorang penerbang Angkatan Udara, maka kalian akan turut menghadapi berbagai konsekuensi profesi yang menanti di setiap langkah pengabdian. Utamanya adalah, tuntutan untuk menjadi penerbang profesional yang mampu memenuhi berbagai kualifikasi ilmu dan kemampuan yang diharapkan,” katanya.

Ke depan, TNI AU akan dilengkapi dengan berbagai alutsista modern mulai dari jet tempur generasi terbaru hingga pesawat nir-awak berteknologi tinggi. Maka para penerbang muda ini yang nantinya akan mengawaki alutsista tersebut untuk menjaga angkasa bumi pertiwi.

Ia berpesan untuk selalu pegang teguh prinsip airmanship yang telah ditanamkan. Prinsip tersebut seterusnya harus menjadi landasan bertindak di setiap jenjang karier dan penugasan. “Jadilah perwira penerbang yang profesional dan berkomitmen kepada tugas yang dibebankan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Subsidi Program Biodiesel Dinilai Untungkan Korporasi Besar

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:47 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Kampung Batik Giriloyo yang Sempat Terpuruk Karena Gempa 2006

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement