Advertisement

JJLS di Gunungkidul Ditarget Selesai Tahun Ini

David Kurniawan
Senin, 16 Januari 2023 - 15:17 WIB
Arief Junianto
JJLS di Gunungkidul Ditarget Selesai Tahun Ini Sejumlah alat berat diterjunkan untuk mengerjakan pembangunan JJLS di Kapanewon Girisubo. Foto diambil 6 Januari 2023. - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, Gunungkidul — Pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Gunungkidul tinggal menyisakan ruas sepanjang 10 kilometer. Hingga sekarang masih dalam pengerjaan dan ditarget selesai di akhir 2023.

Asisten Pelaksana Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) DIY, Wahyu Widyantoro mengatakan sebagian JJLS yang melintas di Gunungkidul sudah selesai dibangun. Pasalnya, hingga sekarang tinggal ruas Tepus-Jerukwudel sepanjang 10 kilometer yang masih dalam tahap pembangunan.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Adapun yang lainnya mulai dari perbatasan Wonogiri, Jawa Tengah hingga di Kalurahan Jerukwudel di Kapanewon Girisubo dan ruas Tepus sampai Girijati di Kapanewon Purwosari sudah terbangun. Ia optimistis ruas Tepus-Jerukwudel bisa diselesaikan di tahun ini. “Sekarang masih terus dikerjakan. Mudah-mudahan semua lancar dan bisa selesai di akhir tahun,” katanya, Senin (16/1/2023).

Dia menjelaskan, dengan diselesaikannya ruas Tepus-Jerukwudel, maka JJLS di Gunungkidul sudah hampir selesai. Pasalnya, pengerjaan tinggal menghubungkan dengan wilayah perbatasan dengan Bantul.

BACA JUGA: JJLS Gunungkidul Mulai Dilirik Investor

Wahyu menambahkan, keberadaan JJLS di Gunungkidul juga dilengkapi dengan fasilitas rest area. Total luasannya mencapai 7.000 meter persegi.

Adapun fasilitasnya mulai dari tempat parkir, arena bermain anak, panggung hiburan, tempat ibadah hingga tempat untuk makan minum dan beristirahat. “Untuk bangunan rest area sudah selesai. Lokasinya berada di Kalurahan Nglindur, Girisubo,” katanya.

Lurah Tepus, Hendro Pratopo berharap dengan adanya JJLS bisa mendongkrak perekonomian masyarakat. Selain itu juga berdampak terhadap pengembangan wisata di wilayah Tepus dan sekitarnya.

Menurut dia, meski belum tersambung semuanya, keberadan JJLS sudah bisa memberikan dampak. Salah satunya di jalur di Jembatan Rowari sempat ramai dikunjungi ratusan warga setiap harinya.

Meski demikian, lanjut dia, akses ke jembatan sudah tidak bisa lagi dikarenakan area JJLS kembali ditutup dengan dalih masih belum diserahterimakan. “Dampaknya sudah terlihat karena di sekitar jembatan sudah banyak yang berjualan untuk keperluan para pengunjung. Harapannya bisa segera dibuka kembali karen ada ekonomi yang ikut berputar,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Lurah Jepitu, Kapanewon Girisubo, Sudarta. Menurut dia, JJLS di wilayahnya yang menuju ke Jerukwudel masih terus dikerjakan hingga sekarang.

Menurut dia, untuk mempercepat pengerjaan sempat dilakukan peledakan perbukitan menggunakan dinamit. “Sebelum peledakan sempat ada sosialisasi agar warga tidak mendekat ke lokasi yang diledakan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Vaksin Booster Kedua Bakal Jadi Syarat Mudik Lebaran 2023? Begini Penjelasan Kemenkes

News
| Sabtu, 04 Februari 2023, 13:37 WIB

Advertisement

alt

Kemegahan Desa Wisata Karangrejo Borobudur Menyimpan Kisah Menarik Bersama Ganjar

Wisata
| Sabtu, 04 Februari 2023, 11:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement