Jelang Iduladha, Permintaan Kambing di Bantul Diprediksi Meningkat
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Pesepeda melintasi salah satu rute Romansa Kota Lawas yang melintasi Gang Makmur, Kampung Wisata Purbayan./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, JOGJA — Forum Kampung Wisata Kota Jogja menyiapkan sejumlah destinasi wisata berbasis kampung yang mengedepankan keunggulan budaya dan sektor ekonomi kreatif menyambut kunjungan peserta ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 pada awal Februari nanti.
Dalam rangkaian perhelatan pariwisata se-Asia Tenggara itu, para delegasi nantinya dijadwalkan berkunjung ke salah satu kampung wisata yang ada di Jogja.
"Kami sekarang ada 18 kampung wisata di Jogja. Semua siap baik itu sumber daya manusia, sarana prasarana maupun aspek pendukung lain," kata Ketua Forum Kampung Wisata Kota Jogja Ibnu Titiyanto, Kamis (19/1/2023).
Ibnu menyebut, ada beragam potensi wisata dan atraksi yang beragam dari sejumlah kampung wisata yang telah dibentuk itu. Baik kebudayaan, alam, ekonomi kreatif maupun wisata seni tradisi. Sejumlah pengunjung yang pernah merasakan berwisata berbasis kampung juga kerap dari luar negeri.
"Beberapa waktu lalu yang Bendungan Lepen ada kunjungan dari mahasiswa Australia, kami tawarkan paket memang," katanya.
BACA JUGA: Delegasi ATF di Sleman Akan Diajak Naik Gerobak Sapi hingga Kunjungi Konservasi Burung Hantu
Ibnu menyebut, nantinya para peserta atau panitia ATF bisa memilih salah satu kampung wisata dengan keunggulan yang sesuai dengan tema besar penyelenggaraan acara itu. Beberapa kampung wisata yang statusnya unggulan dan pernah menyabet penghargaan nasional pun tak luput ditawarkan.
"Kalau di Kotagede, coraknya kan lebih kepada bangunan cagar budaya dan kerajinan misalnya Prenggan atau Purbayan. Bisa juga di Keraton dengan nuansa budaya Jogja," jelas dia.
Sementara di Pandeyan terdapat atraksi berupa penyelenggaraan seni tradisi ketoprak. Kemudian di Rejowinangun dengan keunggulan wisata kuliner, ekonomi kreatif serta budayanya berupa upacara adat Wiwitan atau pula di area Pakualaman yang mengusung tradisi panahannya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Wahyu Hendratmoko menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan panitia penyelenggara ATF 2023 berkaitan dengan lokasi kunjungan yang bakal didatangi oleh para peserta.
Dalam agenda itu para peserta akan diajak berkeliling ke sejumlah tempat di wilayah DIY pada saat sebelum dan sesudah perhelatan ATF yang sedianya digelar pada 2-5 Februari 2023 mendatang.
"Khusus Kota Jogja, kami diminta mendukung untuk kegiatan post even ATF yang nantinya dimulai pada tanggal 6-9 Februari. Untuk kesiapan masih terus kita koordinasikan dengan teman-teman kewilayahan baik itu kelengkapan sarana prasarana, maupun aspek lain," ujar Wahyu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.