Mi Lethek Srandakan Tembus 50 Toko, Omzet Capai Rp20 Juta
Mi Lethek Yu Murti di Srandakan Bantul naik kelas dengan kemasan modern. Kini dipasarkan di 50 toko dan omzetnya tembus Rp20 juta.
Pesepeda melintasi salah satu rute Romansa Kota Lawas yang melintasi Gang Makmur, Kampung Wisata Purbayan./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, JOGJA — Forum Kampung Wisata Kota Jogja menyiapkan sejumlah destinasi wisata berbasis kampung yang mengedepankan keunggulan budaya dan sektor ekonomi kreatif menyambut kunjungan peserta ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 pada awal Februari nanti.
Dalam rangkaian perhelatan pariwisata se-Asia Tenggara itu, para delegasi nantinya dijadwalkan berkunjung ke salah satu kampung wisata yang ada di Jogja.
"Kami sekarang ada 18 kampung wisata di Jogja. Semua siap baik itu sumber daya manusia, sarana prasarana maupun aspek pendukung lain," kata Ketua Forum Kampung Wisata Kota Jogja Ibnu Titiyanto, Kamis (19/1/2023).
Ibnu menyebut, ada beragam potensi wisata dan atraksi yang beragam dari sejumlah kampung wisata yang telah dibentuk itu. Baik kebudayaan, alam, ekonomi kreatif maupun wisata seni tradisi. Sejumlah pengunjung yang pernah merasakan berwisata berbasis kampung juga kerap dari luar negeri.
"Beberapa waktu lalu yang Bendungan Lepen ada kunjungan dari mahasiswa Australia, kami tawarkan paket memang," katanya.
BACA JUGA: Delegasi ATF di Sleman Akan Diajak Naik Gerobak Sapi hingga Kunjungi Konservasi Burung Hantu
Ibnu menyebut, nantinya para peserta atau panitia ATF bisa memilih salah satu kampung wisata dengan keunggulan yang sesuai dengan tema besar penyelenggaraan acara itu. Beberapa kampung wisata yang statusnya unggulan dan pernah menyabet penghargaan nasional pun tak luput ditawarkan.
"Kalau di Kotagede, coraknya kan lebih kepada bangunan cagar budaya dan kerajinan misalnya Prenggan atau Purbayan. Bisa juga di Keraton dengan nuansa budaya Jogja," jelas dia.
Sementara di Pandeyan terdapat atraksi berupa penyelenggaraan seni tradisi ketoprak. Kemudian di Rejowinangun dengan keunggulan wisata kuliner, ekonomi kreatif serta budayanya berupa upacara adat Wiwitan atau pula di area Pakualaman yang mengusung tradisi panahannya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Wahyu Hendratmoko menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan panitia penyelenggara ATF 2023 berkaitan dengan lokasi kunjungan yang bakal didatangi oleh para peserta.
Dalam agenda itu para peserta akan diajak berkeliling ke sejumlah tempat di wilayah DIY pada saat sebelum dan sesudah perhelatan ATF yang sedianya digelar pada 2-5 Februari 2023 mendatang.
"Khusus Kota Jogja, kami diminta mendukung untuk kegiatan post even ATF yang nantinya dimulai pada tanggal 6-9 Februari. Untuk kesiapan masih terus kita koordinasikan dengan teman-teman kewilayahan baik itu kelengkapan sarana prasarana, maupun aspek lain," ujar Wahyu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mi Lethek Yu Murti di Srandakan Bantul naik kelas dengan kemasan modern. Kini dipasarkan di 50 toko dan omzetnya tembus Rp20 juta.
Nikotin tidak hanya menyebabkan kecanduan, tetapi juga dapat mengganggu aliran darah, hormon, dan fungsi seksual pria maupun perempuan.
Simak cara download foto TikTok ke galeri HP melalui fitur bawaan maupun layanan tambahan dengan tetap menghormati hak cipta kreator.
Tailan menempati posisi kedua destinasi wisata medis terbaik dunia 2026, sementara Indonesia berada di peringkat ke-44 dalam daftar global.
Pelanggan Starlink di AS mengeluhkan biaya tambahan hingga Rp27 juta akibat kebijakan kepadatan jaringan. Bagaimana kondisi layanan Starlink di Indonesia?
Minions & Monsters merebut puncak box office Amerika Utara dan menggeser Toy Story 5 meski mencatat pembukaan terendah dalam sejarah franchise.