Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kampus UGM/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—UGM berkomitmen meningkatkan akses pendidikan terhadap mahasiswa kurang mampu agar bisa kuliah. Setiap tahun, UGM mengalokasikan beasiswa hingga ratusan miliar bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Direktur Kemahasiswaan UGM, Sindung Tjahyadi, menjelaskan setiap tahun UGM memberikan beasiswa dengan menghimpun berbagai mitra baik dari pemerintah maupun pihak swasta. Pada 2022 lalu, UGM mengalokasikan Rp304,5 miliar dana beasiswa untuk 18.964 mahasiswa. ”Dana beasiswa ini dihimpun dari 165 mitra dalam bentuk 192 jenis beasiswa,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Menurut Sindung, nominal beasiswa yang dikelola UGM bertambah dari tahun ke tahun. Pada 2020, dana beasiswa yang dihimpun mencapai Rp274,6 miliar, lalu meningkat menjadi Rp295,4 miliar pada 2021. Lembaga mitra yang memberikan beasiswa tersebut berasal dari instansi pemerintah, instansi swasta, yayasan, BUMN, BUMD, alumni, pribadi, UGM, hingga perguruan tinggi luar negeri.
BACA JUGA: Ribuan Mahasiswa Kampus Negeri Jogja Kesulitan Bayar Uang Kuliah
Beasiswa untuk mahasiswa dari program sarjana dan diploma diberikan dalam bentuk tiga kategori yakni mahasiswa berprestasi yang kurang mampu, mahasiswa yang kurang mampu, dan beasiswa kemitraan melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dan Penelusuran Bibit Unggul Kemitraan (PBUK).
Dengan mekanisme tersebut, menurutnya tidak ada alasan untuk tidak kuliah. “Tidak ada alasan bagi mahasiswa yang kurang mampu untuk tidak melanjutkan pendidikannya di UGM hingga selesai,” imbuhnya.
Jenis beasiswa bagi mahasiswa program pascasarjana berasal dari berbagai sumber mitra pemberi beasiswa. Tercatat ada 26 mitra pemberi beasiswa untuk mahasiswa program pascasarjana mulai dari lembaga pemerintah, swasta dan pihak yayasan. Jumlah mahasiswa penerima beasiswa mahasiswa Bidikmisi atau Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) pada tahun 2022 lalu sebanyak 1.882 orang mahasiswa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Monumen Paku Bumi mulai dibangun di Simpang Bayeman, Kota Magelang. Tingginya 15 meter dan ditargetkan rampung sebelum akhir 2026.
Sembilan bank sampah aktif tersebar di setiap RW Gunungketur, Pakualaman, untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
IHSG menguat 0,40 persen ke 6.462,43 saat pasar mencermati respons BI setelah The Fed menaikkan suku bunga 25 bps.
Polresta Sleman menyiapkan gelar perkara dugaan kekerasan seksual terhadap anak untuk menentukan peningkatan kasus ke tahap penyidikan.
Warga Kalibawang mendukung rencana RSUD di utara Kulonprogo dan siap melepas lahan dengan syarat UGR wajar serta tenaga kerja lokal dilibatkan.