PSEL Piyungan Beroperasi Akhir 2028, Investasi Capai Rp2 Triliun
PSEL Piyungan diperkirakan membutuhkan investasi Rp2 triliun dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028 untuk mengolah 1.000 ton sampah per hari.
Ilustrasi./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN — PT PGN Tbk Subholding Gas Pertamina sudah mulai memasang jaringan gas (jargas) di Kabupaten Sleman.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Harda Kiswaya mengatakan untuk tahap pertama pemasangan dilakukan di Caturtunggal. Jargas dipasang di gang-gang dan setiap rumah warga terpasang. "Sekarang ini jaringan gas sudah dimulai sudah masuk ke rumah-rumah jaringannya," kata Harda, Jumat (27/1/2023).
Pemkab Sleman, kata Harda, sangat mendukung program ini. Misalnya terkait dengan perizinan, jika ada hambatan maka Pemkab akan turun tangan membantu agar lekas selesai. "Sudah [dipasang] intinya Pemkab bantu Pertamina Gas lancar. Kalau perizinan terhambat dibuka biar cepat selesai," paparnya.
General Manager PGN Sales Operation Region III (SOR III), Edi Armawiria mengatakan tahun ini PGN berencana membangun 12.900 Sambungan Rumah (SR) di DIY. Penetrasi pasar telah dilakukan di Kota Jogja dan Sleman. Tepatnya di Kemantren Gondokusuman (Jogja) dan Kapanewon Depok (Sleman) untuk menjaring keminatan calon pelanggan.
BACA JUGA: Pemasangan Jaringan Gas ke Rumah-Rumah di Sleman Mundur Bulan Depan
Di Kapanewon Gondokusuman PGN menargetkan membangun 5.900 SR tersebar di empar kelurahan. Sedangkan di Kapanewon Depok, PGN berencana membangun sekitar 7.000 SR.
Jumlah ini lebih banyak dari rencana awal ketika dilakukan penandatanganan kerjasama pembangunan Jargas antara PGN SOR III dengan Pemerintah Kabupaten Sleman pada Oktober 2022 lalu.
"Tim sales PGN sedang gencar melaksanakan sosialisasi produk Jargas atau GasKita yang ditujukan untuk rumah tangga dan usaha kecil. Kami berharap, banyak calon pelanggan di Kecamatan Gondokusuman dan Caturtunggal yang berminat untuk beralih menggunakan gas bumi dari PGN," jelasnya.
Dia menjelaskan di wilayah Kota Jogja dan Sleman saat ini belum terhubung dengan pipa transmisi gas bumi. Pasokan gas bumi menggunakan skema nonpipa, yaitu melalui Compressed Natural Gas (CNG) sebagai moda beyond pipeline milik PGN Group.
"Diharapkan fase penggunaan CNG ini dapat sebagai periode bridging menuju penyaluran gas menggunakan pipeline. Adapun penyaluran melalui moda CNG ini merupakan wujud realisasi komitmen PGN dalam menghadirkan energi baik ke wilayah Jogja dan Sleman."
Baginya pasar baru di Jogja dan Sleman menjadi sebuah tantangan, karena wilayah ini merupakan pasar baru bagi operasional PGN. Selain rumah tangga, PGN juga siap melayani pelanggan di sektor UMKM dan komersial.
Lebih lanjut dia mengatakan, pemanfaatan gas bumi lebih hemat dibandingkan BBM dan gas tabung. Kekhawatiran kehabisan gas juga sangat minim, karena gas mengalir 24 jam. "PGN mengejar percepatan jargas rumah tangga yang masuk dalam Rencana Jangka Menengah PGN. Kami juga menjaga kinerja yang sebaik mungkin agar upaya perluasan layanan dan infrastruktur dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah dicanangkan," lanjutnya.
Bagi masyarakat yang berada Gondokusuman dan Caturtunggal bisa melakukan pendaftaran melalui Kantor Perwakilan Sales Jargas di Yogyakarta atau dapat mendaftar secara daring di http://pgn.id/daftar-gaskita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL Piyungan diperkirakan membutuhkan investasi Rp2 triliun dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028 untuk mengolah 1.000 ton sampah per hari.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.