DIY Tertinggi Lansia di Indonesia, Tembus 17,83 Persen
DIY jadi provinsi dengan lansia tertinggi di Indonesia 17,83%. BPS sebut DIY masuk fase ageing population.
Ilustrasi jaringan gas/jibi
Harianjogja.com, SLEMAN - Pembangunan jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Sleman akan dimulai bulan depan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman telah menandatangani kerjasama dengan PT PGN Tbk, Rabu (26/10/2022) kemarin.
Di tahap awal, Jargas akan dipasang untuk 5.000-an sambungan rumah (SR) di Kabupaten Sleman, dari target sekitar 11.000-an di SR di Sleman dan Jogja.
General Manager SOR III PGN, Edi Armawiria menyampaikan perizinan, penentuan jalur, utilisasi, dan lainnya akan rampung pada November 2022.
Sehingga konstruksi juga akan dimulai pada bulan tersebut. Disaat yang bersamaan sosialisasi ulang ke masyarakat akan dilakukan. "Kerja sama ini adalah program bersama antara PGN dengan Pemkab Sleman untuk mewujudkan proyek strategis pemerintah," ucapnya.
BACA JUGA: Hendak Memangkas Pohon, Pria di Sleman Tersetrum
Pembangunan Jargas ini ditujukan untuk pelanggan rumah tangga, komersial, bisnis, dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). PGN telah menyurvei daya beli masyarakat yang digunakan sebagai acuan pelaksanaan program ini.
Dia menjelaskan konsep Jargas di Sleman dan Jogja ini berbeda. Gas tidak langsung dialirkan ke pelanggan dari sumber pasokan, namun gas diangkut menggunakan moda transportasi. Sebelum diangkut gas dikompres menjadi CNG atau LNG.
"Kami akan membangun hub di Sleman, dari sana kami akan membangun pipa distribusi untuk menyalurkan gas ke pelanggan di Sleman dan Jogja," paparnya.
Anggaran yang digunakan untuk membangun Jargas di Sleman tidak berasal dari APBN, namun penugasan negara ke Badan Usaha untuk bisa menggantikan konsumsi LPG masyarakat, di mana 80% elpiji pemenuhannya masih dari impor.
Bupati Kabupaten Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan ucapan terima kasih atas terlaksananya kerjasama ini, apalagi Sleman merupakan kota wisata dan pendidikan. Banyak sekali hotel, restoran, dan perguruan tinggi di Sleman.
"Sleman ini penduduknya padat, banyak mahasiswanya juga. Ada sekitar tujuh perguruan tinggi negeri [PTN] besar dan ada puluhan perguruan tinggi swasta [PTS]. Pastinya kebutuhan energi mereka ini sangat besar," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan sosialisasi telah dilakukan di kapanewon yang akan dipasangi Jargas, seperti Depok, Ngaglik, dan Mlati. "Harapannya kegiatan ini bisa berjalan dengan baik. Perizinan kami perlancar karena ini untuk kemandirian energi nasional."
Sebelumnya penandatanganan perjanjian dilakukan oleh General Manager, SOR III PGN, Edi Armawiria dengan Bupati Kabupaten Sleman Kustini Sri Purnomo, didampingi oleh Group Head, City Gas Project PGN Agung Kusbiantoro dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman Hardo Kiswoyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY jadi provinsi dengan lansia tertinggi di Indonesia 17,83%. BPS sebut DIY masuk fase ageing population.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 17 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.