Advertisement

Pemasangan Jaringan Gas ke Rumah-Rumah di Sleman Mundur Bulan Depan

Anisatul Umah
Sabtu, 24 Desember 2022 - 14:47 WIB
Bhekti Suryani
Pemasangan Jaringan Gas ke Rumah-Rumah di Sleman Mundur Bulan Depan Ilustrasi jaringan gas - jibi

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN— Jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Sleman akan segera dipasang pada Januari 2023 mendatang. Mulanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyampaikan, pemasangan Jargas akan dilakukan pada akhir tahun 2022.

Pada Januari 2023 mendatang pemasangan Jargas akan dimulai di Kapanewon Depok. Jargas dimanfaatkan sebagai sumber energi memasak menggantikan liquefied petroleum gas (LPG).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Harda Kiswaya mengatakan rencana pemasangan Jargas mundur karena izin belum selesai. Jumlah Sambungan Rumah (SR) juga belum dipastikan jumlahnya.

"Perizinan belum selesai ya otomatis mundur. Pertamina ngomong [pemasangan] lebih cepat lebih baik. Pemasangan pertama akan dilakukan di Caturtunggal, Depok," ucapnya kepada Harianjogja.com, Sabtu (24/12/2022).

Harda menyebut sumber gasnya apakah dari Semarang atau Surabaya juga belum ditentukan. Tergantung mana yang paling siap. Sosialisasi juga akan diberikan kepada masyarakat terkait program ini. "Sumber gasnya belum ada. Ini jawabannya dari Pertamina ini [sumber gas]."

BACA JUGA: Polisi Selidiki Dugaan Baku Hantam di Keraton Solo  

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan pemasangan Jargas ini akan berkolaborasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Pemasangan jaringan pipa akan menempel atau sejalur dengan sambungan pipa air.

"Nanti dimulai bulan Januari [pemasangan Jargas] rencana di Kapanewon Depok. Sumber gasnya dari PGN kolaborasi dengan PDAM," ucapnya.

Menurutnya akhir tahun 2022 ini baru dilakukan survei lokasi yang penduduknya paling padat, yakni antara Kapanewon Depok, Mlati, dan Ngaglik. Program ini, kata Kustini, menjadi upaya pemerintah dalam menekan impor LPG.

"Indonesia akan memanfaat gas yang ada di dalam negeri. Ini bagus. Memang tidak mudah tapi haru dimulai," kata Kustini.

Lebih lanjut Kustini mengatakan, Pemkab Sleman memberikan dukungan penuh pada program Jargas ini. "Sleman harus mendukung, lebih-lebih penduduk Sleman itu banyak." 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Angka Kemiskinan di Kabupaten Magelang Turun 0,82 Persen

News
| Rabu, 01 Februari 2023, 14:57 WIB

Advertisement

alt

Seru! Ini Detail Paket Wisata Pre-Tour & Post Tour yang Ditawarkan untuk Delegasi ATF 2023

Wisata
| Rabu, 01 Februari 2023, 14:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement