KPK Pastikan Perkara Inkracht, Pemda DIY Bisa Lanjutkan Perbaikan Mandala Krida
Kepastian hukum perkara korupsi Mandala Krida membuka jalan bagi Pemda DIY melanjutkan rehabilitasi. DED stadion disiapkan pada 2027.
Ilustrasi jaringan gas/jibi
Harianjogja.com, SLEMAN— Jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Sleman akan segera dipasang pada Januari 2023 mendatang. Mulanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyampaikan, pemasangan Jargas akan dilakukan pada akhir tahun 2022.
Pada Januari 2023 mendatang pemasangan Jargas akan dimulai di Kapanewon Depok. Jargas dimanfaatkan sebagai sumber energi memasak menggantikan liquefied petroleum gas (LPG).
Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Harda Kiswaya mengatakan rencana pemasangan Jargas mundur karena izin belum selesai. Jumlah Sambungan Rumah (SR) juga belum dipastikan jumlahnya.
"Perizinan belum selesai ya otomatis mundur. Pertamina ngomong [pemasangan] lebih cepat lebih baik. Pemasangan pertama akan dilakukan di Caturtunggal, Depok," ucapnya kepada Harianjogja.com, Sabtu (24/12/2022).
Harda menyebut sumber gasnya apakah dari Semarang atau Surabaya juga belum ditentukan. Tergantung mana yang paling siap. Sosialisasi juga akan diberikan kepada masyarakat terkait program ini. "Sumber gasnya belum ada. Ini jawabannya dari Pertamina ini [sumber gas]."
BACA JUGA: Polisi Selidiki Dugaan Baku Hantam di Keraton Solo
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan pemasangan Jargas ini akan berkolaborasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Pemasangan jaringan pipa akan menempel atau sejalur dengan sambungan pipa air.
"Nanti dimulai bulan Januari [pemasangan Jargas] rencana di Kapanewon Depok. Sumber gasnya dari PGN kolaborasi dengan PDAM," ucapnya.
Menurutnya akhir tahun 2022 ini baru dilakukan survei lokasi yang penduduknya paling padat, yakni antara Kapanewon Depok, Mlati, dan Ngaglik. Program ini, kata Kustini, menjadi upaya pemerintah dalam menekan impor LPG.
"Indonesia akan memanfaat gas yang ada di dalam negeri. Ini bagus. Memang tidak mudah tapi haru dimulai," kata Kustini.
Lebih lanjut Kustini mengatakan, Pemkab Sleman memberikan dukungan penuh pada program Jargas ini. "Sleman harus mendukung, lebih-lebih penduduk Sleman itu banyak."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepastian hukum perkara korupsi Mandala Krida membuka jalan bagi Pemda DIY melanjutkan rehabilitasi. DED stadion disiapkan pada 2027.
Polisi mengamankan pria 57 tahun terkait dugaan kekerasan seksual terhadap perawat saat memeriksa tekanan darah pasien di Sewon, Bantul.
Dispar DIY menyiapkan empat strategi untuk meningkatkan belanja wisman, mulai dari wisata premium hingga digitalisasi pembayaran.
Keributan semifinal U-20 di Brasil berujung 51 kartu merah. Pertandingan dihentikan, stadion rusak, dan Uberlandia memilih mundur.
Pendapatan Anthropic diklaim mencapai US$17 miliar pada kuartal III 2026. Namun, 58% pendapatannya terserap untuk biaya komputasi.
Tiga bandara Indonesia masuk daftar 10 tersibuk di Asia Tenggara pada Oktober 2026. Simak peringkat dan kapasitas kursi penumpangnya.