Pendapatan Gunungkidul 2027 Diproyeksikan Rp1,9 Triliun
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
Ilustrasi penculikan anak./Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Gari di Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, sempat dihebohkan adanya upaya penculikan anak pada Sabtu (28/1/2023) sore. Meski demikian, jajaran Polsek Wonosari menampik berita tersebut karena kabar penculikan yang beredar hanya kesalahpahaman semata.
Informasi upaya penculikan dua anak yang sedang memancing anak tersebar melalu berbagai grup Whatsapp. Pesan ini menyebut di Kalurahan Gari ada dua orang yang mencurigkan membawa mobil berhenti dan mengawasi gerak gerik kedua anak.
Melihat gelagat tidak baik ini, salah satu orang tua anak berteriak meminta kedua anak segera pulang. Seketika itu, kedua orang langsung naik mobil dan pergi.
BACA JUGA: Waspada, Hoaks Wajah Penculik Anak Beredar di Grup Whatsapp Warga Jogja
Kapolsek Wonosari Kompol Edi Purnomo mengatakan sudah melakukan klarifikasi terkait dengan berita heboh tentang upaya penculikan anak di Kalurahan Gari. Menurut dia, peristiwa tersebut tidaklah benar dan hanya kesalahan semata.
“Saya ke lokasi dan ketemu langsung warga, lurah dan orang yang diduga akan menculik agar semuanya bisa jelas,” kata Edi saat dihubungi Minggu (29/1/2023).
Dia berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran agar masyarakat tidak menelan berita yang berkembang secara mentah-mentah. Apabila menerima informasi, diharapkan masyarakat mencari klarifikasi terlebih dahulu sebelum menyebarkannya.
“Memang sempat heboh. Ternyata setelah dicek hanya bersumber dari katanya. Jadi, kalau ada informasi disaring dahulu, sebab kalau langsung bereaksi malah bisa menimbulkan berita kurang baik di masyarakat,” katanya.
Meski demikian, Edi tetap meminta kepada masyarakat tetap hati-hati dan waspada karena potensi kriminalitas yang menyangkut dengan anak tetap ada. Selain itu, juga ada potensi lain seperti kecelakaan karena kedua anak yang diisukan diculik sedang bermain di kali.
“Harus diawasi agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Lurah Gari, Widodo. Menurut dia, sempat ada kabar upaya penculikan di wilayahnya. Namun setelah dilakukan klarifikasi berita tersebut tidak benar.
BACA JUGA: Kisah Lengkap Bocah 9 Tahun di Jogja Dikabarkan Lolos dari Penculikan Anak
“Baru dugaan, tapi sudah dicek ternyata orang disangka merupakan bekas warga Gari sehabis menjenguk ibunya yang sakit. Kemudian datang melihat perkarangan yang dimiliki,” katanya.
Widodo menambahkan, dugaan upaya penculikan muncul karena ada mobil diparkir dengan pintu terbuka di ladang. Di saat bersamaan ada dua anak yang sedang memancing di dekat parkiran.
“Kebetulan saat si ibu memanggil anaknya meminta pulang, pengendara mobil ini juga pergi sehingga munculah dugaan tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 31 Agustus 2026 digelar di Alun-Alun Kidul. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Trans Jogja 2026 hadir dengan tarif mulai Rp500. Simak daftar rute, tarif reguler, pembayaran, dan syarat tarif khusus.
Cara perpanjang SIM A dan C online di Sleman lewat HP. Simak 9 tahapan, dokumen, pilihan Satpas, hingga biaya PNBP Rp80.000.
JJLS Kelok 23 Gunungkidul-Bantul ditargetkan dibuka September 2026. Kawasan ini diwacanakan memiliki rest area, UMKM, dan gardu pandang.
Cek jadwal KSPN Jogja Senin 31 Agustus 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini, lengkap dengan jam keberangkatan dan tarif.