Kunjungan Wisata Moncer, DPRD Gunungkidul Bidik PAD Rp60 Miliar
PAD wisata Gunungkidul sudah lebih dari Rp50 miliar. DPRD mendorong target retribusi wisata 2026 dinaikkan menjadi Rp60 miliar.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Bupati Gunungkidul bersama dengan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkeliling kapanewon untuk menyerap aspirasi dari masyarakat.
Kegiatan bertajuk Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2023 akan berlangsung hingga Jumat (3/2/2023) mendatang.
Pranata Humas, Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul, Sri Muryani mengatakan kegiatan musrenbang dengan keliling kapanewon merupakan program rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Adapun tujuannya untuk menyerap aspirasi dari masyarakat guna penyusunan program kerja di 2024.
“Tidak hanya bupati dan Kepala OPD, Ketua DPRD Endah Subekti Kuntariningsih juga ikut dalam kegiatan ini,” kata Yani, sapaan akrabnya kepada wartawan, Selasa (31/1/2023).
Dia menjelaskan, kegiatan musrenbang sudah dimulai sejak Senin (30/1/2023). Rencananya seluruh kapanewon akan didatangi dan setiap harinya ada empat kapanewon yang dikunjungi.
BACA JUGA: Pembangunan Sleman Fokus Pada Isu Kemiskinan dan Kesejahteraan
Sebagai contoh pada hari pertama musrenbang, bupati bersama dengan rombongan menyerap aspirasi di Kapanewon Rongkop, Tepus, Girisubo dan Tanjungsari. Adapun hari kedua atau Selasa mendatangi Kapanewon Semanu, Semin, Karangmojo dan Ponjong.
Rencananya di hari ketiga bupati akan menyerap aspirasi di Ngawen, Nglipar, Gedangsari dan Patuk. “Sudah ada jadwalnya. Untuk Kamis [2/2/2023] akan mendatangi di Kapanewon Saptosari, Panggang dan Purwosari. Rencaanya musrenbang akan ditutup dengan mengunjungi Kapanewon Wonosari, Playen dan Paliyan,” kata Yani.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan pelaksanaan musrenbang di tingkat kapanewon merupakan salah satu upaya untuk menyerap asprasi berkenaan program kerja yang akan dijalankan. Ia mengakui, di setiap kunjungan ada aspirasi yang diusulkan oleh kapanewon.
Menanggapi usulan ini, Bupati berpesan agar kapanewon memetakan skala prioritas dalam pelaksanaan pembangunan. “Setiap kapanewon memiliki peta geografis yang berbeda-beda serta punya cirri khas tersendiri. Jadi, harus dipetakan terlebih dahulu untuk menentukan prioritas pembangunan yang akan dijalankan,” katanya.
Sunaryanta menekankan, didalam penyusunan rencana kerja di 2024 yang berkaitan dengan sasaran strategi pembangunan adalah peningkatan indeks pembangunan manusia. “Nanti dijabarkan lebih detail. Ini baru upaya penyerapan aspirasi jadi prosesnya masih panjang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul sudah lebih dari Rp50 miliar. DPRD mendorong target retribusi wisata 2026 dinaikkan menjadi Rp60 miliar.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 11 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.