Ubed Jadi Penentu, Indonesia Kalahkan China 3-2 dan Raih Emas Asian Games 2026
Moh Zaki Ubaidillah mengalahkan Weng Hongyang 23-21, 21-13. Indonesia comeback 3-2 atas China dan meraih emas beregu putra Asian Games 2026.
Pantai Parangtritis, Bantul, didatangi para wisatawan pada Jumat (1/4/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Angka kunjungan wisatawan di Kabupaten Bantul pada pekan pertama Februari mengalami penurunan sekitar 13 persen dibandingkan pekan terakhir Januari 2023.
Penurunan angka kunjungan wisata ini dikarenakan pekan sebelumnya ada libur Imlek 2023
BACA JUGA: Kunjungan Wisawatan di Bantul Merosot 5 Persen dalam Sepekan
Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul, Markus Purnomo Adi, mengatakan ada sebanyak 45.346 wisatawan yang berkunjung di sejumlah objek wisata di Bantul, pada 30 Januari hingga 5 Februari 2023. Adapun besaran pendapatan pendapatan asli daerah (PAD) mencapai Rp441,9 juta.
"Artinya turun sebanyak 13 persen dari pekan lalu. Dari jumlah tersebut, wisatawan yang melakukan pembayaran nontunai sebanyak 609 orang," kata Ipung-panggilan akrab Markus, Selasa (7/2/2023).
Sementara dari sebanyak 45.346 wisatawan yang berkunjung di sejumlah objek wisata di Bantul, pada 30 Januari hingga 5 Februari 2023, ada sebanyak 31.901 wisatawan yang berkunjung pada akhir pekan. Mereka menyumbang pendapatan pendapatan asli daerah (PAD) untuk Bantul senilai Rp310,8 juta.
"Jumlah ini naik sebesar 16 persen dibandingkan akhir pekan lalu. Untuk mereka yang membayar nontunai pada akhir pekan lalu sebanyak 422 orang," imbuh Ipung.
Guna mendongkrak jumlah wisatawan, Dispar Bantul telah menyiapkan beberapa agenda di bulan Februari. Salah satunya adalah Festival Burung Paruh Bengkok di kawasan wisata gumuk pasir dan Festival Coast to Coast di Parangtritis Geomaritim Science Park.
Sementara di bulan Juni, Dispar akan gelar Festival Kuliner, lanjut di bulan Juli Festival Symphony Gumuk Pasir. Setelahnya, di bulan Agustus ada Festival Bregodo dan Keroncong Pesisiran, dan terakhir di bulan Oktober ada Festival Lampion.
Selain itu juga ada sembilan kali pentas kesenian yang akan digelar di sejumlah destinasi wisata. Menurut pria yang akrab disapa Ipung ini, sejumlah kegiatan tersebut belum termasuk agenda wisata yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata DIY yang digelar di Bantul dan juga oleh para pengelola destinasi wisata.
“Kemungkinan dari Dinas Pariwisata DIY ada agenda pariwisata seperti Jogja Air Show [JAS] dan Festival Layang-layang,” katanya.
Ipung berharap dengan adanya agenda pariwisata yang akan digelar tahun ini dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Bantul sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah yang ditarget mencapai Rp50,5 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Moh Zaki Ubaidillah mengalahkan Weng Hongyang 23-21, 21-13. Indonesia comeback 3-2 atas China dan meraih emas beregu putra Asian Games 2026.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Mematikan mesin saat mengisi BBM di SPBU merupakan langkah keselamatan untuk mengurangi sumber penyalaan. Simak alasan dan aturan lainnya.