Advertisement
KTP Digital Bakal Diberlakukan, Kapan Diterapkan di DIY?
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Pada Agustus 2023, Pemda DIY bakal mulai membuka pelayanan terpadu penerbitan KTP Digital bagi masyarakat umum.
Kepala Bagian Bina Adminduk dan Capil Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Setda DIY, Rokhani Yulianti menyampaikan sesuai arahan Dirjen dan rumusan Rakornas, maka Pemda DIY akan memberikan layanan ke arah KTP Digital.
Advertisement
“Sesuai arahan Dirjen Dukcapil Kemendagri dan rumusan Rakornas [Rakornas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tahun 2023] kedepan kita akan diarahkan ke KTP digital,” katanya, Minggu (12/1/2023).
BACA JUGA: Banyak Keluhan, Blangko e-KTP Bakal Diganti KTP Digital
Rokhani menyampaikan Biro Tapem Setda DIY akan menerbitkan KTP Digital bagi masyarakat yang memiliki android, kemudian secara bertahap ke mereka yang masih menggunakan KTP manual.
Selain itu, Rokhani menyampaikan remaja yang berusia 17 tahun, atau pemegang KTP pemula tetap akan dilakukan rekam biometrik. “Kedepan ketika melakukan rekam cetak KTP elektronik bagi yang memasuki usia 17 tahun, sekalian dilakukan digitalisasi [KTP digital],” katanya.
Rokhani menyampaikan rencananya pelayanan terpadu penerbitan KTP Digital akan dimulai perkiraan Agustus 2023.
Sebelumnya, pada Oktober 2022 Pemda DIY telah menerbitkan KTP Digital bagi ASN Pemda DIY dan keluarganya. Meskipun begitu, belum semua ASN Pemda DIY dan keluarganya yang dilakukan digitalisasi.
“Untuk [ASN] Pemda DIY yang kemarin belum terdigitalisasi pada tahun ini akan kami lakukan digitalisasi tentu saja dengan keluarganya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Zulhas: Jaminan Orang Dalam Tak Berlaku di Rekrutmen Manajer Kopdes
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Lansia di Kulonprogo Alami Insiden Unik, Ditangani Damkar
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
- Museum Terbuka Bakalan Mulai Ramai, Sleman Siapkan Tiket Masuk
- Motor Tanpa Plat, Pelajar di Gunungkidul Dihukum Push Up
Advertisement
Advertisement








