Ubur-Ubur Menghilang dari Pantai Gunungkidul, Wisatawan Tetap Waspada
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
Salah satu rumah di Gunungkidul rata tanah akibat dihajar angin kencang pada Selasa (22/2/2022)/Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—BPBD Gunungkidul mencatat ada 40 peristiwa yang disebabkan cuaca ekstrem yang terjadi pada Minggu (12/2/2023) sore di Gunungkidul. Meski demikian, dipastikan dalam kejadian ini tak sampai menimbulkan korban jiwa.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Sumadi mengatakan hujan deras yang mengguyur sejak Minggu siang mengakibatkan terjadinya 28 titik genangan banjir di Kapanewon Playen. Adapun rinciannya, 25 titik di Kalurahan Ngawu dan tiga titik di Kalurahan Bandung.
“Salah satunya di jalan Jogja-Wonosari yang sampai masuk ke rumah sakit Nur Rohmah, tapi tidak berlangsung lama karena setelah dua jam bisa surut dan kembali kering,” kata Sumadi kepada wartawan, Senin (13/2/2023).
Kondisi yang sama juga terjadi di 27 titik genangan lainnya karena usai hujan reda air berangsur-angsur menyusut. Diduga luapan terjadi karena intensitas hujan yang tinggi.
Baca juga: Penataan Pansela di Pantai Depok hingga Parangkusumo Bantul Dimulai Tahun 2024
Selain itu, juga disebabkan saluran drainase yang terganggu karena sampah dan lainnya sehingga air meluap sampai ke jalan dan rumah warga. “Setelah beberapa jam langsung kering dan tidak ada warga yang sampai mengungsi,” ungkapnya.
Selain luapan banjir, BPBD Gunungkidul juga mencatat adanya dampak karena embusan angin kencang. Total ada 12 titik peristiwa pohon tumbang hingga rumah rusak akibat embusan tersebut.
Adapun lokasi peristiwa terjadi di Kapanewo Playen sembilan titik yang tersebar di Kalurahan Plembutan tiga titik, Kalurahan Bleberan lima titik dan Kalurahan Logandeng satu titik. Angin kencang juga terlihat di Kapanewon Wonosari di Kalurahan Kepek dua titik dan Kalurahan Gari satu titik.
“Meski terjadi musibah dalam peristiwa ini, tapi dipastikan tidak ada korban jiwa,” kata Sumadi.
Sampai Rabu
Berdasarkan prediksi dari BMKG, cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga Rabu (15/2/2023) dengan intensitas hujan sedang hingga lebat disertai petir. Selain itu, juga ada potensi terjadinya angin kencang.
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada sehingga dampak dari cuaca ekstrem dapat ditekan. Hasil kajian yang telah dilakukan ada potensi bencana seperti tanah longsor, banjir hingga pohon tumbang yang dapat mengakibatkan kerusakan.
“Apabila terjadi hujan lebat lebih dari dua jam diharapkan waspada. Jika lokasinya berada di daerah rawan bisa mengungsi ke tempat yang lebih aman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
Persib menang 1-0 atas FC Seoul pada laga pembuka Grup E ACL Two 2026/2027 lewat gol cepat Julio Cesar.
Redmi Note 17 Pro Max 5G resmi di Indonesia dengan baterai 10.000 mAh, harga mulai Rp7,499 juta dan prapesan 16–24 September 2026.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Toyota Hiace menabrak truk di Tol Pemalang KM 306. Dua penumpang mengalami kaki terjepit dan dievakuasi tim SAR.
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.