Ingat! Sertifikat Lomba Bisa Tak Diakui Saat Daftar SPMB 2026
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Ilustrasi longsor di Bantul./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Cuaca ekstrem sejak hari Senin (13/2/2023) sampai Selasa (14/2/2023) mengakibatkan rentetan kerusakan pada sejumlah rumah hingga sarana-prasarana seperti jaringan listrik.
Manajer Pusdalops BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah mengatakan angin kencang sebabkan pohon tumbang hingga menimpa dua rumah warga di Kapanewon Bambanglipuro.
"Lalu, masih di Bambanglipuro pohon sawo jatuh timpa jaringan listrik penerangan jalan dan menutup akses kampung," kata Aka dihubungi pada Rabu (15/2/2023).
Selain angin kencang, kejadian lain yang terjadi terkait gerakan tanah seperti di Kapanewon Imogiri.
Baca juga: Demi Lindungi Masyarakat, Jaksa Tuntut Eks Wali Kota Jogja Tak Bisa Dipilih dalam Pemilu
"Di Kapanewon Imogiri, persisnya di Kalurahan Imogiri, Selopamioro, dan Wukirsari, gerakan tanah terjadi sehingga menyebabkan dapuran bambu rungkad, tebing longsor," ucapnya.
Dari beberapa kejadian tersebut, gerakan tanah di Siluk, Selopamioro mengancam tiga rumah di bawahnya yang dihuni sebelas jiwa.
Kemudian, tebing tanah yang longsor di Wukirsari hanya berjarak sekitar 2 meter dari rumah terdekat sehingga membahayakan empat jiwa penghuninya.
Di Ngestiharjo, Kasihan, bangunan dapur bagian belakang milik warga roboh terbawa longsoran setelah talud sungai widuri ambrol. Sementara di Munthuk, Dlingo, bangket belakang rumah longsor dan mengancam satu rumah. Jarak rumah dengan tanah longsor sekitar setengah meter, sehingga penghuni mengungsi di rumah lain.
Lain tempat, di Srimulyo, Piyungan, tanah tebing longsor menutup jalan alternatif menuju Jolosutro dan menutup lahan persawahan, sehingga gagal panen. Hingga kini, longsoran tersebut belum tertangani.
Sisanya di Bawuran dan Wonolelo, Pleret, bangket rumah, bangket jalan, dan tebing longsor.
Baik BPBD maupun KSB telah mengirim terpal dan logistik lain untuk mengurangi risiko tanah longsor susulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.