Jelang Pilur Bantul, Warga Diingatkan Tak Mudah Percaya Hoaks di Media Sosial
Jelang pencoblosan Pilur Bantul 4 Oktober 2026, warga diminta cermat menyaring informasi media sosial dan tidak mudah percaya hoaks.
Kondisi bangunan yang terdampak longsor di Kelurahan Wirobrajan, Rabu (15/2/2023) malam./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA — Sebanyak tiga bangunan di Kelurahan Wirobrajan, Kemantren Wirobrajan hancur terseret arus sungai dan timbunan material tanah longsor yang terjadi saat hujan deras, Rabu (15/2/2023) malam WIB.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja, tanah longsor dipicu oleh pergerakan tanah di seputaran bangunan yang tergerus oleh derasnya aliran Sungai Winongo. Ketiga bangunan itu masing-masing terdiri dari dua rumah tinggal dan satu pabrik pengolahan tahu dengan total panjang area terdampak kurang lebih 30 meter.
Ketua RT 35 RW 07 Kelurahan Wirobrajan, Poniran menjelaskan hujan terjadi di wilayah itu sejak pukul 20.00 WIB yang mengakibatkan aliran arus Sungai Winongo mengalir cukup deras meski debit airnya tidak mengalami kenaikan yang signifikan.
"Hujannya memang cukup lebat, tetapi air enggak naik terlalu tinggi, cuma arusnya saja yang deras. Kebetulan posisi bangunan ini memang cukup berdekatan dengan sungai," katanya, Kamis (16/2/2023).
BACA JUGA: Selain Rusak 3 Rumah, Material Longsor juga Kubur 5 Ekor Kambing
Longsor tersebut mengakibatkan sejumlah kerusakan pada bangunan rumah tinggal dan pabrik tahu yang terdampak. Sebagian besar peralatan produksi tahu lenyap terseret longsor. Sementara dua rumah tinggal lainnya mengalami kerusakan di bagian belakang meliputi kamar mandi, dapur dan lainnya.
"Tetapi tidak ada korban. Yang pabrik tahu itu kan lokasinya ada dua. Pas kejadian, para pekerja sedang di pabrik yang satunya lagi, cuman peralatan dan alat produksi terseret semua. Sekarang belum bisa kerja," ujarnya.
Poniran menyebut, BPBD setempat telah melakukan sterilisasi material dan mengirimkan dua unit terpal yang digunakan sebagai penutup bangunan sementara agar terlindung dari hujan dan cuaca buruk. Pihaknya juga memastikan bahwa insiden itu tidak sampai membuat warga mengungsi.
"Mereka tidak mengungsi karena yang terdampak hanya bagian belakang rumah. Cuma para pekerja tahu yang untuk sementara waktu belum bisa kerja karena peralatan terdampak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang pencoblosan Pilur Bantul 4 Oktober 2026, warga diminta cermat menyaring informasi media sosial dan tidak mudah percaya hoaks.
Basarnas menyiagakan dua helikopter beserta kru dan tim medis untuk mendukung keselamatan MotoGP Mandalika 2026.
PSIM Jogja menilai Grup E League Cup 2026/2027 relatif bersahabat dan diuntungkan karena tak perlu menjalani laga tandang di luar DIY.
Kolaborasi, transfer pengetahuan, serta keterhubungan dengan jejaring pasar menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem usaha yang mampu berkembang
Harga iPhone 15 dan 16 turun hingga Rp1,5 juta setelah iPhone 18 rilis. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan 18 terbaru.
Komjak menilai konsep kekayaan tak wajar dan harta tak terjelaskan perlu diperjelas dalam RUU Perampasan Aset.