Nisan Makam Mertua Djaduk Ferianto Dirusak, Polisi Turun Tangan
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Ahli waris menyoroti biaya perawatan, Pemkot Jogja berencana menata pengelolaannya.
Kepala Biro Umum, Humas dan Protokol Setda DIY Imam Pratanadi (pertama dari kiri), Kepala PPS Belawan Asep Saepulloh (kedua dari kiri) di PPS Belawan./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, MEDAN–Dalam upaya meningkatkan potensi pesisir DIY, Pemda DIY mempelajari pengembangan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan, Medan, Sumatera Utara.
Kepala Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY Imam Pratanadi menyampaikan DIY memiliki 17 tempat pendaratan ikan, dari jumlah tersebut Pelabuhan Sadeng, Pelabuhan Gesing dan Pelabuhan Tanjung Adikarto diproyeksikan menjadi Pelabuhan Perikanan Nusantara. Oleh karena itu, Pemda DIY berupaya untuk mempelajari pengelolaan PPS Belawan.
Berdasarkan data PPS Belawan, selama tahun 2022, sebanyak 446 unit kapal perikanan dapat menghasilkan pendaratan ikan sejumlah 17.113 ton dengan nilai produksi Rp479.183.325.538.
PPS Belawan pun berupaya mengembangkan kawasan tersebut dengan menambah area reklamasi. Dengan area reklamasi tersebut, diproyeksikan kegiatan operasional pasca-pengembangan di tahun 2028 ada 960 unit kapal perikanan dengan pendaratan ikan ada 60.154 ton dengan nilai produksi Rp.2.045.236.000.000.
“Melihat bahwa Pelabuhan Belawan sudah berstatus PPS, kemudian akan menjadi satu hal yang baik, apabila kita bisa mendapatkan informasi nantinya kalau salah satu pelabuhan kami menjadi Pelabuhan Nusantara [Pelabuhan Perikanan Nusantara] atau kemudian pelabuhan samudera,” kata Imam, Rabu (17/2/2023).
Menurutnya, sektor perikanan di DIY memiliki potensi untuk dikembangkan, pola pengelolaan yang ada di PPS Belawan pun dapat menjadi pembelajaran bagi pengelolaan ketiga pelabuhan di DIY tersebut.
Saat ini, menurut Imam Pelabuhan Sandeng telah beroperasi dengan optimal sedangkan Pelabuhan Gesing akan diresmikan tahun ini. “Yang [pelabuhan] Sandeng sudah beroperasi optimal, sementara [pelabuhan] Gesing masih akan diresmikan mungkin targetnya pada tahun 2023 ini,” ucapnya.
Soal pengembangan Pelabuhan Tanjung Adikarto, Imam menyampaikan belum mendapatkan banyak informasi terkait itu.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala PPS Belawan Asep Saepulloh menyampaikan pengembangan pelabuhan di DIY perlu mendapatkan perhatian. Karena saat ini pelabuhan yang representatif untuk perikanan di wilayah selatan di Cilacap.
"Saya kira kesempatan ini [pengembangan wilayah pelabuhan] oleh Pemda DIY harus ditangkap secepatnya, karena nanti regulasi di KKP yang menangkap di situ, mendaratkan ikannya di situ,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Ahli waris menyoroti biaya perawatan, Pemkot Jogja berencana menata pengelolaannya.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 26 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap banyak fitur canggih mobil jarang digunakan, termasuk teknologi keselamatan dan kenyamanan.
Perubahan aliran sungai membuat Pantai Baron Gunungkidul punya wajah baru dan menarik wisatawan. Pemkab meminta kawasan tetap bersih dan tertib.
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.
Aplikasi iPhone tidak muncul di Home Screen atau Search? Simak cara menemukan aplikasi tersembunyi di iOS 18 melalui Settings dan App Library.