Jelang Wajib Halal, Baru 16 dari 42 SPPG di Kota Jogja Bersertifikat
Jelang kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2026, baru 16 dari 42 SPPG di Kota Jogja tercatat telah memiliki sertifikat halal.
Ilustrasi jalan tol./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA– Manager Humas PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM) Rachmat Jessiman, tengah mengkaji adanya Sesar Mataram yang melintasi area Tol Jogja Solo dan Jogja YIA. Sesar yang terindikasi aktif ini potensial memicu gempa bumi.
Menurut Rachmat regulasi terkait pembangunan fisik tol di ruas tersebut telah dilakukan PT JMM sesuai prosedur yang ada. “JMM telah mengikuti regulasi terkini, dari Standar Nasional Indonesia [SNI] atau regulasi lainnya yang berlaku dan selalu berkoordinasi dengan Badan Pengatur Jalan Tol [BPJT] dan Direktorat Jenderal [Dirjen] Bina Marga terkait penyusunan dokumen rencana teknik akhir,” katanya, Kamis (23/2/2023).
Selain itu, menurut dia, mitigasi kegempaan atau potensi adanya sesar di DIY telah dikaji dengan melibatkan tenaga ahli kegempaan dalam proses perencanaan pembangunan tol. Selain itu PT JMM juga telah bekerja sama dengan Konsultan Independent Proof Check Engineer dari PT LAPI ITB, serta tenaga ahli dari Pusat Studi Gempa Nasional untuk mengevaluasi desain bangunan struktur.
BACA JUGA: Klitih Muncul di Klaten! 2 Mobil Dilempari Batu, 1 Orang Terluka
“Kami juga telah mengambil data primer kegempaan dan geologi di sekitar trase jalan tol Jogja-Solo, sebagai dasar perhitungan perencanaan jalan tol kami sehingga diharapkan konstruksi yang akan dibangun sudah dengan perhitungan dan mitigasi semua dampak–dampak yang dapat ditimbulkan oleh keberadaan sesar,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2026, baru 16 dari 42 SPPG di Kota Jogja tercatat telah memiliki sertifikat halal.
Putus kuliah karena kendala biaya, Muhammad Audi kini menatap masa depan lewat usaha Kopi Roro dari Danais DIY 2026.
Dinsos DIY menyebut pemutakhiran DTSEN dilakukan terus-menerus karena perubahan kondisi warga dapat membuat pemeringkatan desil tidak relevan.
Banjir Nagoya sempat mengganggu latihan tim basket Indonesia. Taufik Hidayat memastikan NOC dan CdM mencari solusi.
Jelajah Edukasi Dasar ke-3 di Sleman membahas pendidikan yang memanusiakan, inovasi pembelajaran, perlindungan murid, dan masa depan pendidikan.
BMKG memprediksi kemarau di Jateng selatan, khususnya Cilacap, berpotensi berlangsung hingga Oktober 2026 akibat El Nino sangat kuat.