5 RTLH di Sendangsari Bantul Direnovasi Lewat Program TMMD
TMMD Reguler ke-130 di Sendangsari, Bantul, merenovasi lima RTLH dan membangun infrastruktur untuk memperlancar akses warga serta distribusi hasil panen.
Pentas Musikan Mandalasana, Rabu (1/3/2023) di Kagungan Dalem Bangsal Mandalasana./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA — Bertepatan dengan peringatan Serangan Umum 1 Maret atau SO 1 Maret, Tim Ensambel Tiup Yogyakarta Royal Orchestra di bawah naungan Kawedanan Kridhamardawa Kraton Ngayogyakarta Hadininingrat menggandeng sejumlah musikus menampilkan Pentas Musikan Mandalasana. Konser itu digelar di Kagungan Dalem Bangsal Mandalasana, Rabu (1/3/2023).
Sejumlah repertoar bertema perjuangan dan kebangsaan, serta beberapa lagu bernuansa Jogja juga dimainkan, seperti Hymne Serangan Umum 1 Maret, Sepasang Mata Bola, Yogyakarta dan Jogja Istimewa.
Konser ini turut dimeriahkan oleh solois Neni Nuraini, Brian Prasetyoadi dan grup hiphop asal Jogja, Jogja Hiphop Foundation (JHF).
Acara yang digelar secara hybrid itu diawali dengan iring-iringan (kirab) prajurit Kraton yang membawa kanca Abdi Dalem Musikan yang tampil dari dalam Kagungan Dalem Bangsal Kasatriyan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat menuju ke Bangsal Mandalasana.
BACA JUGA: Yogyakarta Simphony Orkestra, Konser Asyik dan Tematik
Penghageng Kawedanan Kridhamardawa Keraton Ngayogyakarta Hadininingrat, KPH Notonegoro mengatakan konser yang diselenggarakan tahun ini cukup berbeda dibandingkan tahun sebelumnya yang kerap mengangkat lagu nuansa perjuangan dan kebangsaan.
Dalam konser kali ini pihaknya ingin mengeksplor lebih jauh lagu-lagu yang bernuansa Jogja lantaran peristiwa Serangan Umum berlangsung di Kota Pelajar. "Makanya ada lagu Sepasang Mata Bola, Jogja, dan terakhir Jogja Istimewa karya Jogja Hiphop Foundation,” kata KPH Notonegoro.
Menurutnya, kolaborasi antara tim ensambel tiup Yogyakarta Royal Orchestra bersama dengan Brian Prasetyoadi ini menjadi kolaborasi kedua, usai Pentas Musikan Kamardikan yang digelar tahun 2022 lalu. Sementara, kolaborasi dengan Jogja Hiphop Foundation menjadi kali pertama bagi kedua pihak.
"Kolaborasi dengan JHF ini memang cukup menantang. Kami pun baru pertama kali melakukannya, mempertemukan tim ensambel tiup yang biasanya bermain dengan gaya orkestra, atau malah ngladosi beksa di gending-gending Gati, dengan grup vokal bergenre hiphop," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TMMD Reguler ke-130 di Sendangsari, Bantul, merenovasi lima RTLH dan membangun infrastruktur untuk memperlancar akses warga serta distribusi hasil panen.
Pemerintahan Prabowo-Gibran mencatat capaian energi, mulai dari penghematan devisa biodiesel hingga target PLTS 100 GWp dan listrik desa.
Pre-order iPhone Duo mendapat permintaan luar biasa. Pengiriman di AS diperkirakan mundur hingga Januari 2027. Simak spesifikasinya.
DisperinkopUKM Jogja mendorong UMKM bergabung dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih untuk memperluas pemasaran, termasuk ke sektor perhotelan.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp46,6 juta sebagai penghargaan bagi atlet dan pelatih berprestasi di Peparpeda DIY 2026.
Rusia memberangkatkan kapal tanker pertama minyak dari Dikson. Moskow juga menyoroti kekurangan pasokan minyak dan rencana ekspor gas.