Advertisement

Yogyakarta Simphony Orkestra, Konser Asyik dan Tematik

Sunartono
Rabu, 29 Juni 2022 - 06:37 WIB
Sirojul Khafid
Yogyakarta Simphony Orkestra, Konser Asyik dan Tematik Suasana Konser Yogyakarta Simphony Orkestra digelar di Kompleks Museum Benteng Vredeburg Jogja, Minggu (26/6/2022). - Ist.

Advertisement

Harian Jogja.com, JOGJA—Konser Yogyakarta Simphony Orkestra sukses digelar. Berlangsung pada Minggu (26/6/2022) di Kompleks Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, jumlah penonton melebih target yang menyasar berbagai kalangan ini, terutama anak muda.

Yogyakarta Simphony Orkestra (YSO) hadir mewarnai event awal-awal pada masa PPKM level 1. YSO merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pariwisata (Dispar) DIY dengan komunitas YSO.  Event ini mengusung konsep musik orkestra yang asyik dan tematik.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Para penonton pun diajak untuk kembali ke zaman belasan tahun silam dengan beragam kenangannya. Meski klasik namun garapan konser ini tetap cocok dan digemari anak muda. Dalam event itu juga menghadirkan Pusakata, Roy Jeconiah, Doni Saputra, Sandi Newdays, dan Win Yovina.

BACA JUGA: Kaisar Jepang Beri Penghargaan ke Sultan HB X, Ini Kerja Sama DIY dan Jepang

Kepala Dispar DIY, Singgih Raharjo, menjelaskan gelaran event YSO ini merupakan sejumlah rangkaian pertunjukan yang digelar seiring dizinkannya menggelar event musik di masa pandemi. YSO sebenarnya sudah terbentuk sejak 2010, namun jarang tampil di publik secara lengkap. Oleh karena itu, Dispar DIY berkolaborasi dengan komunitas ini untuk menampilkan karyanya lewat konser tersebut, dengan konsep klasik namun cocok untuk kalangan muda milenial.

"Kami berkolaborasi dengan komunitas YSO ini untuk menghadirkan konser musik klasik tetapi mudah untuk didengarkan atau dinikmati oleh anak-anak milenial. Sehingga anak muda juga bisa ikut menikmati. Karena mungkin selama ini kalau Orchestra itu kesannya kan klasik berat, ini konsepnya diubah," kata Singgih, Selasa (28/6/2022).

Ia menambahkan format pertunjukan pun dikemas dengan santai. Sehingga banyak anak muda yang datang untuk menyaksikan konser tersebut. Mereka bisa menikmati secara langsung musik belasan tahun silam yang disuguhkan dengan cara berbeda. "Saya melihat anak muda senang dengan event ini, karena memang konsepnya menarik," ucapnya.

Adapun syarat para penonton yang akan menikmati YSO tersebut harus membeli tiket lewat aplikasi Visiting Jogja. Hal ini sebagai salah satu edukasi ke masyarakat bahwa penyelenggaraan event bisa menggunakan teknologi digital. Melalui aplikasi tersebut disajikan informasi pelaksanaan YSO, mereservasi, hingga membayar. Sehingga sangat cocok di masa pandemi sekaligus memberikan kepastian untuk para penonton.

Advertisement

BACA JUGA: Beli Pertalite Pakai Aplikasi Perlu Disosialisasikan Maksimal ke Warga Jogja

"Kemarin untuk YSO ini ada tiket, pembayaran langsung masuk ke rekening komunitas, jadi dinas hanya menyediakan platformnya saja. Sehingga platform visitingjogja ini bisa dipakai oleh komunitas mana pun yang ingin membatasi jumlah penonton sehingga tidak penuh," ucapnya.

Melalui aplikasi ini pula para penonton bisa dipantau secara langsung terkait skrining vaksinasi. Hal ini mengingat aplikasi tersebut terkoneksi langsung dengan PeduliLindungi. "Jadi kalau belum vaksinasi dua dosis belum bisa membeli tiketnya, ini bagian dari skrining kesehatan," katanya.

Advertisement

Singgih mengatakan pentas YSO itu mendapatkan respons positif dari masyarakat terutama kalangan milenial. Meski target pengunjung hanya 250 orang, namun dapat melebihi angka tersebut. Konsep orkestra yang dapat dinikmati anak muda ternyata membawa daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

"Penontonnya sangat menikmati, jumlah pengunjungnya melebihi target. Jadi ke depan mungkin bisa diagendakan lagi. Ini bagian dari komitmen kami untuk memfasilitasi komunitas untuk mendatangkan pengunjung ke suatu destinasi wisata," ujarnya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Harga Emas di Pegadaian, Selasa (6/12/2022): Cetakan Antam Naik

News
| Selasa, 06 Desember 2022, 09:17 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement