Krisis Air Bersih, Warga Padukuhan di Bantul Ini Kesulitan Mandi dan Minum
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Fadhil Mufti Putra Fatria./Harian Jogja-Hadid Husaini
Harianjogja.com, JOGJA — Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jogja bernama Fadhil Mufti Putra Fatria diterima di lima kampus luar negeri sekaligus. Hal itu merupakan imbas dari banyaknya prestasi itu ia torehkan selama mengikuti berbagai kompetisi sains.
Siswa kelas XII MIPA ini mendaftarkan diri di beberapa universitas yang masuk dalam QS World University Ranking melalui program pemerintah Beasiswa Indonesia Maju (BIM) dengan berbagai sertifikat Olimpiade Sains Nasional di berbagai tingkat wilayah.
Kelebihan dalam bidang Geografi membuat dirinya menjatuhkan pilihan pada beberapa universitas, salah satunya University British of Columbia, Kanada.
“Yang saya daftar itu sebenarnya ada sembilan dan Alhamdulillah yang menerima ada lima. Target saya yang utama adalah bisa masuk di University British of Columbia yang Bachelor of Science tapi masih belum dapat LON-nya,” ujar Fadhil, Rabu (8/3/2023). Dirinya juga menyebut University of Toronto sebagai salah satu tujuan pada program Bachelor of Art.
BACA JUGA: Mahasiswa UII Bagikan Strategi Lolos Beasiswa ke Luar Negeri
Kelima universitas luar negeri yang menerima pengajuan Fadhil, masing-masing adalah Univesrity British of Columbia, Kanada; University of Toronto, Kanada; University of Sidney, Australia; Monash University, Australiam Kampus Clayton; dan University of Western Australia, Australia.
Kedua Orang tua Fadhil mengaku sempat bimbang melepasnya menempuh pendidikan di luar negeri. Namun, keduanya memutuskan ikhlas karena hal tersebut sudah menjadi keputusan anaknya.
“Awalnya orang tua minta kuliah di dalam negeri, tapi akhirnya keduanya memahami dan berdoa kepada saya semoga barokah,” ujar siswa asal Mlati, Sleman tersebut.
Beberapa prestasi telah ditorehkan Fadhil, di antaranya adalah dalam OSN 2022 lalu yang merupakan program dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemenristek Dikbud RI), Fadhil mendapatkan juara I pada tingkat Kota Jogja, kemudian juara III pada tingkat provinsi, dan medali perunggu di tingkat nasional.
Fadil mengungkapkan bahwa dirinya punya cita-citanya ingin menjadi seorang Analis Geospasial bidang Meteorologi dan Kartografer.
Wakil Kepala Humas MAN 1 YK, Suyanto, menyampaikan bahwa Fadhil disisi lain memang memiliki prestasi yang cemerlang untuk mewakili madrasah di berbagai ajang. Namun dirinya juga menyebut bahwa siswanya yang kutu buku tersebut merupakan siswa yang pendiam.
“Dia anaknya gak banyak bicara, bukan berarti introvert, tapi memang tidak ingin terlalu ekspos akan tetapi Fadhil ini anaknya sopan dan tawaduk” ujar Suyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Aktivitas Gunung Mayon di Filipina meningkat dengan puluhan gempa vulkanik dan aliran lava, sementara status Siaga 3 tetap berlaku.
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.