Kampung Wisata di Kota Jogja Harus Lebih Aktif dan Rajin Promosi
DPRD Kota Jogja mendorong Pemkot mengembangkan kampung wisata dengan pemetaan potensi, penyelesaian masalah, dan promosi berkala.
Petugas Satlantas saat memasang garis polisi di lokasi jalur penyempitan di Kecamatan Patuk, Kamis (6/6/2019).- Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, JOGJA—Berdasarkan data Badan Kebijakan Transportasi, pergerakan orang secara nasional selama lebaran 2023 mencapai 123,8 juga orang. Untuk menyambut pemudik tahun ini, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY masih melakukan kajian kebijakan yang akan diterapkan.
Kepala Bidang Angkutan Dishub DIY Sumaryoto menyampaikan antisipasi arus mudik dan balik tengah dikaji Dishub DIY.
BACA JUGA : Sejumlah Tol Waskita Bakal Beroperasi Mudik Lebaran 2023, Cuan nih
“Kami belum [kebijakan selama lebaran], baru menyusun, kami belum rapat,” ucapnya, Rabu (8/3/2023).
Sumaryanto menyampaikan nantinya kebijakan yang akan diterapkan akan melibatkan Dishub setiap kabupaten/kota di DIY. “
Nanti kami nanti akan mengundang Dishub Kabupaten/Kota yang persoalannya kan dari kabupaten/kota, kita hanya mendukung saja,” ucapnya.
BACA JUGA : 5,9 Juta Orang Diprediksi Masuk ke Jogja Saat Lebaran
Hingga kini, menurut Sumaryoto perkiraan jumlah pemudik yang akan masuk DIY pun masih dalam kajian. Selama tahun 2022 terjadi peningkatan volume kendaraan yang memasuki DIY sekitar 19-20% daripada tahun 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong Pemkot mengembangkan kampung wisata dengan pemetaan potensi, penyelesaian masalah, dan promosi berkala.
Razia gabungan di Rutan Kelas I Surakarta menemukan korek api, besi hingga penjepit kertas. Narkoba dan handphone tidak ditemukan.
BMKG mendeteksi sebaran debu vulkanik Gunung Dukono, Ibu, dan Semeru. Gunung Ibu kembali erupsi pada Sabtu pagi.
Harga BBM 19 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal bulan. Cek harga Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell terbaru.
Prabowo akan menggelar ratas membahas pendidikan negeri gratis dari SD hingga universitas serta sumber pembiayaannya.
Sahroni meminta Polri dan Komdigi menggandeng TikTok serta Meta memblokir akun yang digunakan untuk provokasi tawuran.