Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Hampir 90%, Pengaspalan Segera Dimulai
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Sejumlah nelayan menghitung hasil tangkapan bersama pengepul ikan di Pantai Congot, Kamis (4/10/2018)./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KULONPROGO—Rencana pembangunan TPI Congot kian matang di 2023. Terbaru, nelayan Congot mulai dimintai masukan terkait rencana pembangunan TPI Congot.
Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan Pelelangan Ikan, DKP Kulonprogo, Raden Wakhid Purwosubiyantara menerangkan penjaringan aspirasi para nelayan telah dilakukan dalam rencana pembangunan TPI Congot. Beberapa usulan nelayan telah terkover dalam rencana Detail Engineering Design (DED) namun ada sejumlah masukan baru yang disampaikan para nelayan.
BACA JUGA : Nelayan Pantai Congot Gagal Panen Ikan Bawal Laut
"Mereka mendukung [pembangunan TPI Congot] dan mengusulkan beberapa item kebutuhan mereka. Contoh kamar mandi, tempat cuci alat-alat," ujarnya dikutip pada Senin (13/3/2023).
Selain tempat pencurian berbagai peralatan nelayan, diproyeksikan pula akan dibangun semacam kamar ganti untuk tempat nelayan membersihkan diri pasca melaut. "Kalau bisa masuk itu sudah dalam keadaan bersih nelayannya, bisa berarti kan ada tempat cuci-cuci baju," terangnya.
Aspirasi dari kelompok nelayan akan dimasukkan di konsultan perencana. Setelahnya pembangunan TPI Congot memasuki tahap lelang. "Sudah kita masukkan, insyallah nanti tahap dimasukkan di lelang nanti dan tergambar dan sebagainya sesuai kebutuhan mereka," tegasnya.
Lelang pembangunan TPI Congot direncanakan mulai dibuka pada April 2023. Sementara pada Agustus nanti, Wakhid menargetkan pembangunan TPI Congot telah rampung dilaksanakan. "Lelang April mulai, kemudian nanti kita resmikan direncanakan di bulan Agustus gedungnya," jelasnya.
Dalam rencana pembangunannya, TPI Congot akan dilengkapi Gudang Mesin, Los Pasar, Kantor TPI hingga tempat lelang. Hampir sebagain gedung dirombak menyisakan musala dan gedung pertemuan yang dipertahankan. "Karena kondisinya cukup memprihatinkan," ujarnya.
BACA JUGA : Panen Lobster Melimpah, Nelayan Congot Bergairah
Karena dibangun dengan Danais, dalam pembangunannya TPI Congot akan memasukan ciri khas budaya dan wisata di sana. "Nanti bentuknya rencananya limasan," tambahnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulonprogo, Trenggono Trimulyo menuturkan perlu adanya upaya peningkatan kapasitas bagi nelayan Kulonprogo. Wujudnya berupa bantuan sarana prasarana penangkapan ikan maupun Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Pembangunan TPI Congot, diproyeksikan tidak hanya khusus untuk pelelangan ikan saja, namun diharapkan mampu menyajikan produk ikan segar dan ikan olahan dengan basis wisata dan budaya.
Di sisi lain nelayan Congot dinilai harus berkolaborasi dengan pata istri nelayan untuk menumbuhkan kelompok pengolah dan pemasar (POKLAHSAR). Sehingga produk ikan bisa disajikan dan menumbuhkan sentra kuliner ikan di TPI Congot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.